• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 6 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Hukum

Laporkan Nurdin Abdullah, Delapan Orang Demo Kejati, Ada Yang Pakai Sarung

Editor: Abdillah MS
12 Februari 2018
di Hukum, Peristiwa, Sulselbar
Front Mahasiswa Bantaeng B

Salah seorang dari Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu yang menggunakan sarung saat lakukan unjuk rasa di depan Kejati Sulsel.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali didatangi oleh pengunjuk rasa. Kali ini pengunjuk rasa dari Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu yang hanya berjumlah delapan orang, mereka mengancam akan melaporkan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan penyelewengan dana Bansos 2017.

Aksi delapan orang yang melakukan unjuk rasa di depan pintu gerbang Kantor Kejati Sulsel tersebut, tergolong unik, karena salah satu dari mereka, menggunakan sarung saat melakukan aksi, selain itu, mereka juga membentangkan spanduk bekas bertuliskan, Usut tuntas dana Bansos 2017, Bupati Bantaeng harus bertanggungjawab, Beasiswa untuk siapa ???.

Secara bergantian kedelapan orang pengunjuk rasa ini berorasi di depan belasan polisi. Salah satu pengunjuk rasa mengaku, jumlah mereka yang sedikit lantaran mahasiswa juga menggelar aksi di Bantaeng. Sehingga yang hadir hanya beberapa orang sekaligus akan melaporkan secara resmi kasus tersebut.

Koordinator Aksi Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu, Yudha Jaya menerangkan, aksi tersebu terkait adanya dugaan tipikor pada dana bansos Bantaeng 2017 sebesar Rp1.705.000.000 yang telah disahkan oleh DPRD Bantaeng dalam rapat paripurna penetapan APBD Bantaeng 2017 dan telah ditanda tangani oleh Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah sebagai kuasa pengguna anggaran di Bantaeng.

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026
Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

19 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026

Akan tetapi sampai sekarang anggaran tersebut belum cair atau tidak terealisasi padahal Pemda Bantaeng telah mengalokasikan anggaran Bansos tersebut dengan peruntukan Bansos mahasiswa Bantaeng Rp1.272.000.000, Bansos yang tidak direncanakan Rp223.000.000 dan Bansos bencana alam Rp210.000.000.

” Bupati Bantaeng dan semua oknum yang terlibat harus ikut bertanggungjawab karena telah merugikan keuangan negara. Termasuk 320 mahasiswa penerima bantuan beasiswa 2017,” jelas Yudha Jaya dalam rilisnya, Senin (12/2/2018).

Pihak Kejati Sulsel juga diminta profesional dalam penanganan indikasi korupsi bansos Bantaeng agar tidak mengakibatkan mandek dan tanpa harus tebang pilih dalam penegakan supremasi hukum Tipikor dengan UU No. 20 Tahun 2017 perubahan UU No. 31 Tahun 1999 Tentang pemberantasan Tipikor. (ang/abd)

Terkait: Bupati Bantaeng Nurdin AbdullahFront Mahasiswa Bantaeng BersatuKejati Sulsel

BeritaTerkait

Kerjasama BPN dan Kejati, Gubernur Harap Percepatan Proyek Strategi Nasional

Kerjasama BPN dan Kejati, Gubernur Harap Percepatan Proyek Strategi Nasional

Editor: Mulyadi Ma'ruf
7 Februari 2020

...

Kejati-Unibos Jajaki Kerjasama, Ini Harapan Kedua Pimpinannya

Kejati-Unibos Jajaki Kerjasama, Ini Harapan Kedua Pimpinannya

Editor: Alfiansyah Anwar
17 Juli 2019

...

Kajari

Enam Kajari Baru Resmi Dilantik, Salah Satunya Kajari Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 Maret 2018

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi