• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 26 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ketua LPM Parangtambung: Peradaban Dimulai dari Membaca dan Menulis

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 November 2019
di Cerita Buku

Bachtiar Adnan Kusuma (kanan) menerima cenderamata usai menjadi pembicara dalam Seminar Karya Cipta Anak Bangsa dan Indonesia di UMI.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Ketua LPM Parangtambung, Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau peradaban dibangun dimulai dari sebuah proses budaya membaca dan menulis.

Peradaban dan menulis ibarat ibu kandung, seperti anak dan ibu. Karena itu,  peradaban adalah anak kandung dari budaya menulis, dan menulis adalah ibu kandung dari sebuah peradaban.

Hal tersebut disampaikan, Bachtiar di hadapan 300-an peserta Seminar Karya Cipta Anak Bangsa dan Indonesia Menulis yang diselenggarakan Fakultas Sastra Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Kegiatan ini digelar Kamis (31/10/2019) yang dibuka Wakil Rektor 3 UMI Prof Laode Husain disaksikan Dekan Fakultas Sastra UMI Prof. Dr.Muhammad Basri D.

Berita Terkait

340 Guru Ikuti Gerakan Menulis Athirah, Hadirkan Tokoh Literasi Sulsel

Sekolah Islam Terpadu Paccerakkang Berbasis Literasi Lorong

Forum Komunikasi Pengelola Perpustakaan Lorong dan Desa Sulsel Bakal Terbentuk

Bachtiar Berharap Bupati Wajo Tunda Peleburan Dinas Perpustakaan 2020

Menurut Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, dalam sepanjang sejarah, peradaban Islam mencapai puncak kejayaannya dengan lahirnya karya arsitek para ulama pada masa lalu dengan menjadi penulis ulung sehingga menghasilkan  berbagai karya  terbesar dan menjadi rujukan dunia.

Kejayaan emansipasi pemikiran Islam runtuh karena budaya membaca dan menulis tidak diteruskan para generasi selanjutnya.

Akibatnya, kata Bachtiar terjadi eksodus perpindahan  tradisi ilmiah dari Islam ke Barat.

“Kita harus mengembalikan kejayaan pemikiran Islam hanya dengan membangun tradisi membaca dan menulis,” tegas Tenaga Ahli Komisi E DPRD Provinsi Sulsel.

Dia berharap agar budaya membaca menjadi sebuah gerakan kolosal yang dimulai dari rumah tangga, lingkungan, sekolah dan kampus-kampus.

Hanya dengan membangun tradisi  membaca buku yang rutin dan teratur bisa menumbuhkan kebiasaan menulis. Karena itu, Bachtiar menegaskan kalau membaca adalah sebuah proses awal menunju puncak-puncak menulis.

“Membaca dan menulis menjadi dua kekuatan bisa untuk membangun peradaban yang diharapkan bermula dari kampus, lingkungan keluarga dan seluruh satuan pendidikan,” tandasnya.

Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMI, Dr Sitti Rabiah dan Ketua Prodi  S2 Bahasa Indonesia Unhas Dr. Asriani Abbas, sepakat mengembalikan kejayaan peradaban Islam dengan menjadikan membaca dan menulis sebagai sebuah gerakan kebudayaan.

“Kami tengah menggagas kerja sama internasional terutama jurusan Pendidikan Bahasa UMI di berbagai universitas di Thailand terutama berjuang bersama-sama menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ASEAN,” harap Sitti Rabiah. (rls/dmh)

Terkait: Bachtiar Adnan Kusuma

TerkaitBerita

Peringati 30 Tahun Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Zaid bin Tsabit SD IT Wahdah Islamiyah 01 Makassar Gelar Open Donasi Wakaf Buku

Peringati 30 Tahun Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Zaid bin Tsabit SD IT Wahdah Islamiyah 01 Makassar Gelar Open Donasi Wakaf Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 April 2025

...

Live Accoustic Warnai Bincang Buku “Pusaka Pustaka” PMII Komisariat IAIN Parepare

Live Accoustic Warnai Bincang Buku “Pusaka Pustaka” PMII Komisariat IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
17 Juli 2022

...

Penguatan Literasi di Masa Pandemi, Hero Supermarket Donasi Buku ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar

Penguatan Literasi di Masa Pandemi, Hero Supermarket Donasi Buku ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Mei 2021

...

2022 Sidrap Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Umum Daerah

2022 Sidrap Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Umum Daerah

Editor: Muhammad Tohir
7 Mei 2021

...

BeritaTerkini

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan