• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 13 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Kapolsek Cempa Berlutut Amankan Warga Dari Amuk Massa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 November 2019
di Ajatappareng
Kapolsek Cempa Berlutut Amankan Warga Dari Amuk Massa

 

 

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Kepala Polisi  Sektor (Kapolsek) Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Iptu Akbar berlutut mengamankan seorang warga pekerja tambang pasir yang hendak diamuk massa.

Sang kapolsek memohon kepada ratusan warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis kepada warga yang sudah tak berdaya tersebut. Rekaman video berdurasi hampir satu menit tersebut viral di media sosial.

BeritaTerkait

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

12 Agustus 2026
Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

10 Agustus 2026
Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

4 Agustus 2026
Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

30 Juli 2026

Iptu Akbar bersama empat anggota polsek lainnya berupaya mencegah tindakan anarkis ratusan warga kepada seorang pekerja perusahaan tambang pasir pada Kamis (6/11/2019) lalu.

Menurut Akbar, saat itu ada sekitar 200 warga marah dan mendatangi lokasi tambang pasir milik salah satu perusahaan. Ratusan warga tersebut berasal dari Desa  Salipolo, Kecamatan Cempa dan Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua,  Kabupaten Pinrang.

Warga tersebut mengamuk lantaran menolak aktivitas tambang pasir. Sebab diduga menjadi salah satu pemicu banjir dan kerusakan alam lainnya.

Akbar mengatakan, dalam sengketa tambang pasir tersebut, empat warga mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit. Empat warga tersebut yakni tiga orang pekerja tambang dan seorang dari warga yang memprotes tambang galian C.

Video berdurasi hampir satu menit tersebut viral di media sosial seperti WhatsApp. Aksi heroik sang kapolsek tersebut mendapat pujian warga net karena melerai pertikaian warga dengan pendekatan persuasif. (*)

Reporter: Alfiansyah Anwar-Fauzan Mahmud

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Berita viral

BeritaTerkait

Tren #KaburAjaDulu Ramai di Medsos, Ini Kata Psikolog Kak Seto

Tren #KaburAjaDulu Ramai di Medsos, Ini Kata Psikolog Kak Seto

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2025

...

Viral, Pencuri Tekor Gegara Curi Kabel Tower di Pinrang

Viral, Pencuri Tekor Gegara Curi Kabel Tower di Pinrang

Editor: Tim Redaksi
18 Januari 2024

...

Mahar Pernikahan Capai Rp 10 M, Inilah Sosok Calon Menantu Mantan Menteri Pertanian

Mahar Pernikahan Capai Rp 10 M, Inilah Sosok Calon Menantu Mantan Menteri Pertanian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 September 2023

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi