• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Pemulung di TPA Parepare, Sekolah hingga Biaya Nikah

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2020
di Ajatappareng, Ekonomi

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aloppoe Parepare identik dengan bau menyengat dan kotor, namun tidak demikian bagi Erna (50) dan para pemulung lainnya, justru bagi mereka TPA menjadi tempat berkah untuk mengais rezeki.

Erna, warga kampung jati itu bahkan begitu lincah dan gesit memilah sampah sebagai sumber kebutuhan rumah tangganya.

Wanita paruh baya itu sudah kurang lebih 10 Tahun menjalankan profesinya sebagai pemulung. Ia tidak menghiraukan aroma yang menyengat bahkan lalat yang ada pada gundukkan sampah di TPA itu tak ia hiraukan.

Setiap hari Erna mengumpulkan sampah untuk dijual ke pengepul. Ia mulai mendatangi TPA usai salat subuh sampai sore hari. Dingin dan terik matahari tidak dihiraukan, Erna tak henti-hentinya bekerja.

Erna meyebutkan, setiap pekan rata-rata penghasilan yang didapatkan bisa sampai Rp. 700 ribu.

Berita Terkait

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena dengan pekerjaan ini, biasa didapat itu Rp. 100 ribu per hari. Tapi biasanya kami jual setiap satu minggu. Jadi perminggu itu biasa Rp. 700 ribu,” kata Erna, Kamis (17/12/2020).

Istri dari pak Alam itu menceritakan, selain mengumpukan botol-botol plastik, aluminim, besi dan kardus untuk di jual. Ia juga kadang mendapat perabot rumah tangga dan pakaian yang masih layak pakai.

“Keuntungan yang lain, ada juga barang-barang rumah tangga dan pakaian. Kalau ada didapat pakaian itumi dipake karena mauki beli tidak ada uang,” urainya.

Dari pekerjaan itu, selain dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga. Ia juga mengaku dapat membiayai sekolah anak-anaknya.

“Ada tujuh anak saya, empat yang masih sekolah. Itu satu tamatmi SMA, mau lanjut kuliah tapi corona jadi ditunda. Insya allah mau dikasih kuliah. Ahamdulilah semua biayanya dari hasil ini,” sebutnya.

Tiga anaknya yang lain sudah menikah. Dua laki-laki dan satu perempuan. “Semua dikasih nikah pake hasil dari pekerjaan memulung sampah ini, mau pake apa lagi kalau bukan dari sini,” ujar Erna.

Reporter: Hamdan

Terkait: PareparePemulungSampahTPA

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan