• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 10 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kereta Api Makassar-Parepare, Bisakah Rampung pada 2018 ?

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 Juni 2017
di Ekonomi, Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Harapan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) meresmikan proyek kereta api yang digagasnya, sebelum masa periodenya habis, disebut tidak akan tercapai.

SYL harus merelakan proyek kereta api Trans Sulawesi diresmikan oleh Gubernur Sulsel yang akan menggantikannya. Jabatan SYL sebagai Gubernur Sulsel dua periode sendiri akan berakhir 2018 mendatang.

Plt Bupati Barru, Suardi Saleh menegaskan proyek kereta api belum bisa dimanfaatkan hingga 2018. Karena masih belum rampung dan masih banyak kendala yang harus diselesaikan.

“Gubernur mengharapkan 2018 proyek kereta api sudah bisa dimanfaatkan sampai Parepare, tapi itu tidak bisa tercapai. Karena sulit selesai sampai di Parepare,” ujar Suardi Saleh, dilansir Rakyatku.

Suardi Saleh mengatakan, progres pengerjaan proyek kereta api tersebut hingga saat ini masih jauh dari target penyelesaian. Untuk badan jalan baru 16 kilometer sementara rel yang sudah terpasang sekitar 14 kilometer.

Berita Terkait

Kendala Biaya Jadi Masalah Penyelesaian KA Trans Sulawesi

Pertama Kali Kereta Api Sulsel Telan Korban, BPKA Sulsel Imbau Warga Tidak Beraktivitas di Sekitar Rel

Yuk Naik Kereta Api di Sulsel, Nikmati Keindahan Wisata Alam Maros, Pangkep, dan Barru

Menhub : Bukan Hanya Angkut Penumpang, Kereta Api Sulsel Istimewa karena Angkut Barang

“Yang belum dikerjakan, jalur yang akan menembus gunung sepanjang 2 kilometer dan jalur yang melewati laut juga sepanjang 2 kilometer. Itu yang baru akan dikerjakan pada 2018 mendatang, makanya sulit selesai,” katanya.

Terpisah, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan, perampungan proyek kereta api Trans Sulawesi masih menemui banyak kendala. Salah satunya pembebasan lahan yang belum rampung hingga saat ini.

“Kendalanya mulai dari perubahan jalur yang akan dibuatkan terowongan menembus gunung, hingga pembebasan lahan yang masih belum rampung hingga saat ini,” imbuhnya.

Untuk 2017 saja, pembabasan lahan tahap kedua akan dilakukan untuk 623 bidang dari 1.411 bidang yang harus dibebaskan.

“Untuk itu tahun ini kita fokus ke pembebasan lahan. Termasuk perencanaan dua terminal di Parepare. Kita hanya bisa bangun satu terminal saja, karena kita fokuskan untuk pembebasan lahan dulu,” kata Agus.

Adapun lahan yang akan dibebaskan tahun ini ada di wilayah Maros, Pangkep, dan di Makassar sebagian. Untuk arah dari Barru ke Parepare, masih menunggu anggaran yang cukup besar.

“Makanya anggaran tahun ini akan dialihkan ke pembebasan lahan, termasuk anggaran tambahan sebesar Rp1,2 triliun dari anggaran awal hanya Rp500 miliar,” jelas Agus.

Yang melegakan, bagian-bagian pendukung pembangunan rel kereta api seperti tiga jembatan, dan jalan layang diketahui sudah dibangun dan ada yang sudah selesai. “Kecuali terowongan yang baru akan dikerjakan 2018 mendatang.” tandasnya. (*)

Terkait: Kereta Api Sulsel

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan