• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 2 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Aktivis di Maros Ajarkan Bahaya Narkoba Lewat Dongeng

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
19 Februari 2017
di Sulselbar

MAROS, PIJARNEWS.COM — Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Maros, menggelar pelatihan mendongeng bagi para pengurus dan calon relawan pendongeng Maros di sekretariat Granat, Jalan Gladiol nomor 8 kelurahan Pettuadae, kecamatan Turikale, Minggu (19/2/2016)

Kelas mendongeng ini, menghadirkan seorang pendongeng profesional yang akrab disapa dengan Kak Heru sebagai pemateri tunggal. Selama lebih dari dua jam, alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini memberikan teori cara berdongeng serta penulisan cerita-cerita yang akan disampaikan dalam dongeng.

Ketua Granat Maros, Muhammad Bakri menjelaskan, hubungan antara mendongeng dengan narkoba itu sangat erat kaitannya. Melalui dongeng, orang tua atau guru dapat menanamkan nilai-nilai positif serta pengenalan tentang bahaya Narkoba kepada anak sejak usia dini.

“Kami ingin mensosialisasikan bahaya Narkoba kepada anak-anak sejak dini. Makanya, kami butuh cara yang efektif. Nah mendongeng ini adalah media yang sangat tepat untuk itu. Ini adalah pembekalan awal, nantinya pelatihan ini akan digelar berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, Bakri mengatakan, melalui kegiatan ini akan dibentuk komunitas pendongeng di Maros yang memang saat ini belum pernah ada. Diharapkan, dengan adanya komunitas pendongeng, budaya ini bisa kembali digalakkan oleh para orang tua kepada anaknya.

Berita Terkait

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Kafilah Sidrap Siap Unjuk Kemampuan pada Ajang MTQ Provinsi di Maros

Lawan Narkoba, Wali Kota Parepare Perketat Pengawasan X-Ray di Pelabuhan

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

“Granat akan bekerjasama dengan komunitas pendongeng ini untuk turun bersama-sama ke sekolah-sekolah mensosialisasikan bahaya Narkoba ini dengan pendekatan metode seperti ini. Karena kami yakin, hal ini sangat efektif bagi anak-anak usia dini,” paparnya.

Ketua DPRD Maros, Chaedir Syam yang juga mengikuti langsung kegiatan ini mengatakan, sangat tertarik dengan model program sosialisasi anti Narkotika seperti ini. Pasalnya, selain membawa issu Narkoba kegiatan ini juga berupaya untuk menumbuhkan kembali budaya dongeng yang selama ini sudah ditinggalkan.

“Kegiatan ini sebenarnya tidak hanya persoalan sosialisasi Narkobanya, tapi lebih dari itu, akan menumbuhkan kembali budaya dongeng yang sudah punah di masyarakat kita. Padahal, budaya ini sudah terbukti berhasil membuat anak menjadi kaya dengan pesan moril serta imajinasi positif,” sebutnya.

Sementara itu, pendongeng yang pernah mewakili Indonesia di Festival Dongeng Internasional Korea Selatan, Herumawan alias Kak Heru mengatakan, sejak 2014 silam, pihaknya sudah sering membawakan dongeng dengan materi anti Narkotika kepada para siswa TK dan SD yang dikerjasamakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel.

“Dalam teori mendongeng, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Selain penguasaan alur cerita, cara menyampaikan dongeng inipun harus betul-betul diketahui karena yang kita hadapi adalam anak-anak yang memang sangat susah berkonsentrasi,” katanya.

Rencananya, kelas mendongeng ini akan kembali digelar bulan Maret 2017 mendatang. Melalui komunitas yang sudah dibentuk, kegiatan mendongeng dan pelatihan medongeng bisa lebih luas di masayarakat. Diharapkan, minat masyarakat Maros secara luas bisa tumbuh terhadap dongeng yang kini sudah mulai punah. (rls/ris)

Terkait: GranatMarosNarkoba

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Editor: Muhammad Tohir
1 Juni 2026

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan