PINRANG, PIJARNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin kencang yang melanda sejumlah wilayah dalam dua hari terakhir.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pinrang, bantuan logistik langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak, terutama di Kecamatan Suppa yang menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah.
Berdasarkan hasil pendataan, sedikitnya 11 kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana tersebut. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Ketua Forum Tagana Pinrang, Kadir, Selasa (10/2/2026), mengatakan hasil asesmen di lapangan menunjukkan Kecamatan Suppa menjadi daerah dengan jumlah rumah rusak terbanyak. Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan Dinsos dan Tagana segera diterjunkan untuk melakukan pendataan sekaligus memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera dipenuhi.
“Bantuan yang kami salurkan meliputi terpal untuk penutup atap sementara, selimut, makanan siap saji, serta paket family kit guna memenuhi kebutuhan dasar para penyintas,” jelasnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, A. Pawelloi Nawir, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, yang meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bersikap sigap dalam menangani kondisi darurat yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, penyaluran bantuan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang agar seluruh warga terdampak segera mendapatkan dukungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.
“Sinergi antara Dinas Sosial dan Tagana menjadi kunci agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, meskipun lokasi terdampak tersebar di beberapa titik,” ujar Pawelloi.










