• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 7 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Bangun Loyalitas dengan Lebih Dahulu Kampus Peduli Kesejahteraan Dosen

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Agustus 2018
di Pendidikan

MAKASSAR, PIJARNEWS. COM–Kesejahteraan menjadi salah satu motivasi dosen dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Sayangnya, masih banyak perguruan tinggi swasta (PTS) di Makassar yang belum memprioritaskan kesejahteraan dosen tersebut. Akibatnya, tidak sedikit dosen yang bekerja sambilan di luar demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jalaluddin Basyir, S.S., M.A., Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar mengatakan, rendahnya gaji dosen PTS bukan hal rahasia lagi. Bahkan, kata dia, di perguruan tinggi negeri (PTN) juga bernasib sama.

“Poinnya di sini bukan dosen PTS atau PTN melainkan bagaimana kita meningkatkan kualitas, komitmen, dan konsistensi para dosen baik yang ada di PTS maupun PTN lewat kesejahteraan mereka. Karena yang namanya loyalitas yang merupakan konfigurasi dari kualitas, komitmen, dan konsistensi adalah perlakuan lebih baik dari instansi bersangkutan,” tandasnya kepada pijarnews.com, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Jalal, panggilan akrabnya, mengajak instansi PT membangun loyalitas dosen dengan lebih dahulu memperhatikan kesejahterannya dengan upah yang layak diterima.
Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Makassar, Indah Elza Putri, S.I.Kom, M.I.Kom menuturkan sangat disayangkan dan menyedihkan
jika gelar magister dan doktor sang dosen tidak sesuai dengan gaji yang harus diterimanya.

“Apalagi diketahui jika dosen diberi upah rendah dan dibawah upah minimum provinsi, ” katanya.

Berita Terkait

Pemprov Sulsel dan Privy Sosialisasikan Ijazah Digital untuk Perguruan Tinggi

Bakal Studi Tour di Kampus Ternama, Upaya SMAN 5 Parepare Dorong Alumni Diterima di PT Favorit

Reformasi Akademik atau Pelanggaran Standar? Perspektif Hukum atas Pembebasan Skripsi di Perguruan Tinggi

Kemenkumham Sulsel Promosikan Pentingnya Hak Cipta di Dua Kampus di Sidrap

Tugas dosen, lanjutnya, tidak hanya dituntut mengajar di kelas tetapi harus menerapkan tri dhama atau catur dharma seperti penelitian dan pengabdian. Selain itu, PTS biasanya memberi target pada dosen untuk ikut seminar nasional/internasional dan publikasi jurnal.

“Namun sayangnya target tersebut tidak dapat diikuti dengan dukungan keuangan dari PTS yang bersangkutan. Meskipun ada namun jumlahnya hanya seadanya dan memungkinkan dosennya harus nombok terlebih dahulu, ” paparnya.

Elza berharap ke depannya ada regulasi yang tidak hanya menguntungkan pihak PTS tetapi juga bisa menguntungkan dan mensejahterahkan dosennya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin MSi prihatin dengan masih banyaknya dosen PTS yang menerima gaji rendah.

“Gaji yang rendah itu betul-betul melecehkan dosen,” singkatnya.

Disebutkan bahwa terdapat kampus yang menggaji Rp750 ribu perbulan bagi dosen pendidikan magister dan doktor. Bahkan katanya gaji tersebut dibayar per semester.

“Realitas dijalani para dosen dengan gaji jauh di bawah Upah Minimum Provinsi tidak boleh dibiarkan berlarut,” tandas Jasruddin. (*)
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Perguruan Tinggi

TerkaitBerita

10 Siswa SMAN 5 Parepare Lulus di Kampus Bergengsi di China

10 Siswa SMAN 5 Parepare Lulus di Kampus Bergengsi di China

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Top! 27 Siswa SMAN 5 Parepare Lolos SNBP 2026, 9 Orang Tembus UI

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

...

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Penguatan Kolaborasi Antar Daerah, Tasming Hamid Hadiri Peringatan Hari Jadi Bone ke-696

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

Hadiri Ramah Tamah IKA FKG Unhas, Wali Kota Parepare Dorong Kolaborasi

Editor: Muhammad Tohir
5 April 2026

Dua  Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Dua Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 April 2026

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan