• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 9 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Bangun Loyalitas dengan Lebih Dahulu Kampus Peduli Kesejahteraan Dosen

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Agustus 2018
di Pendidikan

MAKASSAR, PIJARNEWS. COM–Kesejahteraan menjadi salah satu motivasi dosen dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Sayangnya, masih banyak perguruan tinggi swasta (PTS) di Makassar yang belum memprioritaskan kesejahteraan dosen tersebut. Akibatnya, tidak sedikit dosen yang bekerja sambilan di luar demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jalaluddin Basyir, S.S., M.A., Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar mengatakan, rendahnya gaji dosen PTS bukan hal rahasia lagi. Bahkan, kata dia, di perguruan tinggi negeri (PTN) juga bernasib sama.

“Poinnya di sini bukan dosen PTS atau PTN melainkan bagaimana kita meningkatkan kualitas, komitmen, dan konsistensi para dosen baik yang ada di PTS maupun PTN lewat kesejahteraan mereka. Karena yang namanya loyalitas yang merupakan konfigurasi dari kualitas, komitmen, dan konsistensi adalah perlakuan lebih baik dari instansi bersangkutan,” tandasnya kepada pijarnews.com, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Jalal, panggilan akrabnya, mengajak instansi PT membangun loyalitas dosen dengan lebih dahulu memperhatikan kesejahterannya dengan upah yang layak diterima.
Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Makassar, Indah Elza Putri, S.I.Kom, M.I.Kom menuturkan sangat disayangkan dan menyedihkan
jika gelar magister dan doktor sang dosen tidak sesuai dengan gaji yang harus diterimanya.

“Apalagi diketahui jika dosen diberi upah rendah dan dibawah upah minimum provinsi, ” katanya.

Berita Terkait

Pemprov Sulsel dan Privy Sosialisasikan Ijazah Digital untuk Perguruan Tinggi

Bakal Studi Tour di Kampus Ternama, Upaya SMAN 5 Parepare Dorong Alumni Diterima di PT Favorit

Reformasi Akademik atau Pelanggaran Standar? Perspektif Hukum atas Pembebasan Skripsi di Perguruan Tinggi

Kemenkumham Sulsel Promosikan Pentingnya Hak Cipta di Dua Kampus di Sidrap

Tugas dosen, lanjutnya, tidak hanya dituntut mengajar di kelas tetapi harus menerapkan tri dhama atau catur dharma seperti penelitian dan pengabdian. Selain itu, PTS biasanya memberi target pada dosen untuk ikut seminar nasional/internasional dan publikasi jurnal.

“Namun sayangnya target tersebut tidak dapat diikuti dengan dukungan keuangan dari PTS yang bersangkutan. Meskipun ada namun jumlahnya hanya seadanya dan memungkinkan dosennya harus nombok terlebih dahulu, ” paparnya.

Elza berharap ke depannya ada regulasi yang tidak hanya menguntungkan pihak PTS tetapi juga bisa menguntungkan dan mensejahterahkan dosennya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin MSi prihatin dengan masih banyaknya dosen PTS yang menerima gaji rendah.

“Gaji yang rendah itu betul-betul melecehkan dosen,” singkatnya.

Disebutkan bahwa terdapat kampus yang menggaji Rp750 ribu perbulan bagi dosen pendidikan magister dan doktor. Bahkan katanya gaji tersebut dibayar per semester.

“Realitas dijalani para dosen dengan gaji jauh di bawah Upah Minimum Provinsi tidak boleh dibiarkan berlarut,” tandas Jasruddin. (*)
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Perguruan Tinggi

TerkaitBerita

SMAN 5 Parepare Masuk Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026

SMAN 5 Parepare Masuk Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026

Editor: Muhammad Tohir
28 Mei 2026

...

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Prodi Teknik Sipil ITH Edukasi Warga Ujung Pengolahan Sampah Plastik Jadi Paving Block

Prodi Teknik Sipil ITH Edukasi Warga Ujung Pengolahan Sampah Plastik Jadi Paving Block

Editor: Muhammad Tohir
22 Mei 2026

...

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan