• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 10 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Bayi Meninggal, RS Andi Makkasau Mengaku Salah ?

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
15 Februari 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kisruh soal meninggalnya bayi yang dilahirkan R, warga Suppa, di RS Andi Makkasau terus bergulir. Keluarga pasien, Arif membeberkan hasil pertemuan dengan pihak RS yang berlangsung siang tadi, Rabu 15 Februari. Namun diduga kuat, penjelasan pihak RS didalam pertemuan tertutup, berbeda dengan penjelasan dihadapan awak media.

“Pihak RS yang diwakili Wadir Pelayanan dr Reny mengakui ada memang keterlambatan pendelegasian kepada dokter jaga dari dokter pilihan keluarga. Menurut dr Reny, seharusnya saat ada indikasi yang membutuhkan penanganan medis segera, dr Nursia yang jadi dokter pilihan keluarga -namun sedang di Makassar saat pasien masuk RS- segera menunjuk dokter jaga,” beber Arif.

Arif menegaskan upaya hukum sangat memungkinkan ditempuh setelah ada klarifikasi dari tim medis yang mengakui keterlambatan penunjukan dokter. “Nanti kondisi pasien gawat dan muntah-muntah baru diputuskan dilakukan operasi. Saya menilai ada kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa kemanakan saya. Padahal keluarga sudah berulangkali menanyakan ke bidan dan perawat tidak adakah jalan lain setelah pasien kesakitan. Tapi selalu dibilang normal dan sudah pembukaan delapan,” urai Arif.

Dr Nursia sendiri, baru tiba dalam pertemuan siang tadi, setelah hampir berlangsung sejam. Dia mengaku saat persalinan R, dia sedang di Makassar untuk urusan keluarga. Meski demikian, dia berkilah bahwa selalu memantau perkembangan R lewat petugas jaga.

“Tapi setiap saat saya pantau perkembangan melalui petugas. Dan awalnya ketika masuk yang bersangkutan rendah HB. Tapi sampai pukul 10.00 wita kondisi pasien masih baik, saat itu ada tiga pasien yang ditàngani sehingga didahulukan,” katanya dalam pertemuan.

Berita Terkait

IGD Ponek RSUD Andi Makkasau Dapat Apresiasi Masyarakat

RSUD Andi Makkasau Parepare Jadi Realisasi Keuangan Tertinggi Monev Triwulan II 2023

Ini Harapan RSUD Andi Makkasau ke BPJS Kesehatan

Staf CCSD dan Laundry RS Andi Makkasau Ikuti Pengelolaan Linen dan Sterilisasi

Sementara itu, dihadapan awak media yang mewawancarainya, dr Reny membantah bahwa pihak RS mengaku ada kesalahan prosedur dalam penanganan pasien R. “Soal adanya kesalahan prosedur, itu hanya bisa ditentukan dalam persidangan,” tandasnya. (ris)

Terkait: RS Andi Makkasau

TerkaitBerita

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

...

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Pemkab Sidrap Bakal Bentuk Tim

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan