• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Bayi Meninggal, RS Andi Makkasau Mengaku Salah ?

Editor: Ibrah La Iman
15 Februari 2017
di Sulselbar
Bayi Meninggal, RS Andi Makkasau Mengaku Salah ?

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kisruh soal meninggalnya bayi yang dilahirkan R, warga Suppa, di RS Andi Makkasau terus bergulir. Keluarga pasien, Arif membeberkan hasil pertemuan dengan pihak RS yang berlangsung siang tadi, Rabu 15 Februari. Namun diduga kuat, penjelasan pihak RS didalam pertemuan tertutup, berbeda dengan penjelasan dihadapan awak media.

“Pihak RS yang diwakili Wadir Pelayanan dr Reny mengakui ada memang keterlambatan pendelegasian kepada dokter jaga dari dokter pilihan keluarga. Menurut dr Reny, seharusnya saat ada indikasi yang membutuhkan penanganan medis segera, dr Nursia yang jadi dokter pilihan keluarga -namun sedang di Makassar saat pasien masuk RS- segera menunjuk dokter jaga,” beber Arif.

Arif menegaskan upaya hukum sangat memungkinkan ditempuh setelah ada klarifikasi dari tim medis yang mengakui keterlambatan penunjukan dokter. “Nanti kondisi pasien gawat dan muntah-muntah baru diputuskan dilakukan operasi. Saya menilai ada kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa kemanakan saya. Padahal keluarga sudah berulangkali menanyakan ke bidan dan perawat tidak adakah jalan lain setelah pasien kesakitan. Tapi selalu dibilang normal dan sudah pembukaan delapan,” urai Arif.

Dr Nursia sendiri, baru tiba dalam pertemuan siang tadi, setelah hampir berlangsung sejam. Dia mengaku saat persalinan R, dia sedang di Makassar untuk urusan keluarga. Meski demikian, dia berkilah bahwa selalu memantau perkembangan R lewat petugas jaga.

BeritaTerkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026

“Tapi setiap saat saya pantau perkembangan melalui petugas. Dan awalnya ketika masuk yang bersangkutan rendah HB. Tapi sampai pukul 10.00 wita kondisi pasien masih baik, saat itu ada tiga pasien yang ditàngani sehingga didahulukan,” katanya dalam pertemuan.

Sementara itu, dihadapan awak media yang mewawancarainya, dr Reny membantah bahwa pihak RS mengaku ada kesalahan prosedur dalam penanganan pasien R. “Soal adanya kesalahan prosedur, itu hanya bisa ditentukan dalam persidangan,” tandasnya. (ris)

Terkait: RS Andi Makkasau

BeritaTerkait

IGD Ponek RSUD Andi Makkasau Dapat Apresiasi Masyarakat

IGD Ponek RSUD Andi Makkasau Dapat Apresiasi Masyarakat

Editor: Tim Redaksi
25 Maret 2024

...

RSUD Andi Makkasau Parepare Jadi Realisasi Keuangan Tertinggi Monev Triwulan II 2023

RSUD Andi Makkasau Parepare Jadi Realisasi Keuangan Tertinggi Monev Triwulan II 2023

Editor: Amrihani
4 Agustus 2023

...

Ini Harapan RSUD Andi Makkasau ke BPJS Kesehatan

Ini Harapan RSUD Andi Makkasau ke BPJS Kesehatan

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2023

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi