• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 29 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Bayi Meninggal, RS Andi Makkasau Mengaku Salah ?

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
15 Februari 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kisruh soal meninggalnya bayi yang dilahirkan R, warga Suppa, di RS Andi Makkasau terus bergulir. Keluarga pasien, Arif membeberkan hasil pertemuan dengan pihak RS yang berlangsung siang tadi, Rabu 15 Februari. Namun diduga kuat, penjelasan pihak RS didalam pertemuan tertutup, berbeda dengan penjelasan dihadapan awak media.

“Pihak RS yang diwakili Wadir Pelayanan dr Reny mengakui ada memang keterlambatan pendelegasian kepada dokter jaga dari dokter pilihan keluarga. Menurut dr Reny, seharusnya saat ada indikasi yang membutuhkan penanganan medis segera, dr Nursia yang jadi dokter pilihan keluarga -namun sedang di Makassar saat pasien masuk RS- segera menunjuk dokter jaga,” beber Arif.

Arif menegaskan upaya hukum sangat memungkinkan ditempuh setelah ada klarifikasi dari tim medis yang mengakui keterlambatan penunjukan dokter. “Nanti kondisi pasien gawat dan muntah-muntah baru diputuskan dilakukan operasi. Saya menilai ada kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa kemanakan saya. Padahal keluarga sudah berulangkali menanyakan ke bidan dan perawat tidak adakah jalan lain setelah pasien kesakitan. Tapi selalu dibilang normal dan sudah pembukaan delapan,” urai Arif.

Dr Nursia sendiri, baru tiba dalam pertemuan siang tadi, setelah hampir berlangsung sejam. Dia mengaku saat persalinan R, dia sedang di Makassar untuk urusan keluarga. Meski demikian, dia berkilah bahwa selalu memantau perkembangan R lewat petugas jaga.

“Tapi setiap saat saya pantau perkembangan melalui petugas. Dan awalnya ketika masuk yang bersangkutan rendah HB. Tapi sampai pukul 10.00 wita kondisi pasien masih baik, saat itu ada tiga pasien yang ditàngani sehingga didahulukan,” katanya dalam pertemuan.

Berita Terkait

IGD Ponek RSUD Andi Makkasau Dapat Apresiasi Masyarakat

RSUD Andi Makkasau Parepare Jadi Realisasi Keuangan Tertinggi Monev Triwulan II 2023

Ini Harapan RSUD Andi Makkasau ke BPJS Kesehatan

Staf CCSD dan Laundry RS Andi Makkasau Ikuti Pengelolaan Linen dan Sterilisasi

Sementara itu, dihadapan awak media yang mewawancarainya, dr Reny membantah bahwa pihak RS mengaku ada kesalahan prosedur dalam penanganan pasien R. “Soal adanya kesalahan prosedur, itu hanya bisa ditentukan dalam persidangan,” tandasnya. (ris)

Terkait: RS Andi Makkasau

TerkaitBerita

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

...

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan