• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 22 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Berita Hoax dalam Sudut Pandang Politik Pemerintahan

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
26 Mei 2017
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Berita hoax, didefenisikan sebagai berita tentang kejadian yang tidak benar alias tidak pernah terjadi. Menurut Lynda Walsh dalam buku Sins Against Science, Kosa kata hoax atau kabar bohong, diperkirakan pertama kali muncul pada 1808.

Namun, baru sangat populer setelah maraknya sosial media, dan menjadi perhatian pemerintah pusat karena sudah dianggap sebagai proxy war dan alat untuk mengadu domba masyarakat.

Penyebaran berita bohong di dalam komunikasi politik, sebelumnya dikenal dengan _blackcampaign_ atau kampanye hitam.

Hal itu disampaikan oleh Alumni Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bastian Jabir Pattara, Jumat 26/5. Kampanye hitam yang dimaksud, adalah cara menyebarkan informasi atau berkampanye yang dilakukan dengan menghina, memfitnah, mengadu domba, menghasut atau menyebarkan berita bohong.

Dilihat dari perkembangan teknologi informasi komunikasi sekarang ini, penyebaran berita hoax dan atau kampanye hitam lebih efektif melalui media sosial. Jika dibidang pemerintahan, kampanye hitam yang muncul biasanya berkaitan dengan kinerja dan kebijakan pemerintah. Jika penyebaran berita kinerja pemerintah tidak benar, maka dikatakan berita hoax atau kampanye hitam. Namun jika benar, dan dirasa negatif dampaknya buat pemerintah, beratih ia masuk kategori berita negatif atau negative campaign bukan kampanye hitam atau hoax.

Berita Terkait

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Black campaign yang berupa hoax dan negative campaign ini dua-duanya merugikan, namun cara menanganinya berbeda,” ujarnya.

Karena itu, fungsi humas pada suatu instansi terlebih dahulu dapat membangun hubungan dengan media (media relation) dengan baik sehingga terjalin komunikasi yang harmonis sehingga dapat menghindari miss komunikasim

Humas yang baik, seyogyanya dapat menangani dengan elegan baik berita hoax (kampanye hitam), maupun berita negatif (kampanye negatif). “Jika penanganannya bagus, keduanya tidak akan merugikan, justru dapat diolah menjadi pecitraan positif bagi institusi” kata Bastian.

Cara penangan kampanye hitam yang biasanya menggunakan media selain dunia maya, adalah dengan membiarkan berita tersebut mengalir, dan pada masanya akan hilang dengan sendirinya tanpa harus ditanggapi secara berlebihan, sedangkan penangan berita hoax yang banyak beredar di dunia maya, Humas sebaiknya membuat satu situs resmi yang bisa menjelaskan pada masyarakat tentang berita hoax, sekaligus menjadi rujukan utama bagi masyarakat.

Sementara penangan berita negatif (negative campaign), dalam hal ini informasi atau pemberitaan yang benar adanya namun merugikan jika terpublikasi, harus direspon secara elegan.

“Negative campaign berupa berita yang merugikan bisa direspon dengan secepatnya menggelar konferensi pers. Bahkan jika insititusi/pemerintahan/perusahaan itu sudah benar-benar tersudut, maka tidak ada salahnya memohon maaf secara terbuka,” urai Konsultan Komunikasi ini.

Bahkan menurutnya, jika berita itu belum terpublikasi, tugas humas membuat agar berita itu tidak muncul. Bastian yang juga tenaga ahli pimpinan DPRD Kota Makassar mengungkapkan, kesalahan fatal humas dalam merespon berita negatif adalah jika mereka justru menggiring pemikiran masyarakat bahwa berita yang muncul itu adalah hoax. (ris)

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan