• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 9 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Bikin Resah, Abrasi Sungai Telan Ratusan Hektar Lahan Warga di Teppo Pinrang Juga Mulai Ancam Pemukiman

Editor: Tohir Muhammad
30 Mei 2024
di Ajatappareng

Foto Terbaru Abrasi Telah Memakan Lahan Warga (Rabu 29/5/2024)

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Sungai Saddang tepatnya di lingkungan Masolo, Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Abrasi Sungai tersebut bahkan telah mengikis lahan milik warga.

Lurah Teppo, Abdullah, S.T., menjelaskan bahwa Abrasi Sungai Saddang telah lama terjadi, namun saat ini kondisinya semakin parah, karena semakin meluas, bahkan mulai mengancam pemukiman warga.

“Sudah lama pak namun akhir akhir ini dirasakan masyarakat karena sudah mendekat ke pemukiman. Kami juga sudah melaporkan ke balai pada tahun 2019 kalau saya tidak salah ingat dan yang membawa ke balai pak camat yang dulu Andi Tambero, dikala itu,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Taufik, warga lingkungan Masolo, menjelaskan bahwa abrasi sungai Saddang mulai terjadi sejak 1996, kondisinya semakin parah, sejak 2014 warga telah resah, karena abrasi sedikit-demi sedikit mendekati pemukiman warga. Akibat abrasi tersebut menurut Taufik tanah sawah dan perkebunan warga hilang ditelan abrasi Sungai.

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

4 Agustus 2026
Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

30 Juli 2026
UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

30 Juli 2026
Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

30 Juli 2026

Taufik bahkan memperkirakan sekira 200 hektare lebih lahan perkebunan dan persawahan masyarakat kelurahan Teppo yang telah hilang.

Saat ini, kata dia, sekira 250 meter lagi pemukiman warga juga akan habis jika tidak ditangani dengan cepat.

“Karena sungai saddang mengalami abrasi tinggi jika terjadi musim hujan, apa lagi jika curah hujannya begitu deras. Maka sekitar 5 meter per jamnya tanah di pinggiran sungai saddang akan mengalami peningkatan abrasi,” jelas Taufik yang juga Lulusan Magister Pendidikan IAIN Parepare itu. Rabu (29/2024).

Selain itu, Abdullah, selaku Lurah Teppo, berharap agar instansi terkait bisa memperhatikan Abrasi yang semakin meresahkan masyarakat sekitar. Khawatir Abrasi Sungai Saddang semakin parah dan menimbulkan lebih banyak kerugian dan bahaya.

“Kami pemerintah setempat berharap sekali, abrasi di sungai saddang di perhatikan oleh instansi terkait. Karena semakin hari semakin longsor dan apabila tidak ditangani maka kemungkinan besar longsor akan sampai perkampungan,” Imbuh Abdullah.

Diungkapkannya, pihaknya bersama masyarakat kelurahan Teppo juga sudah bertemu dan koordinasi dengan anggota DPRD kabupaten Pinrang, Kepala Dinas Pengairan , Bencana dan sudah beberapa kali ke lokasi.

Bahkan Abdullah menyebut bahwa ia sudah Ke Balai Jeneberang bersama Anggota DPRD, Kepala Dinas Pengairan, Camat Patampanua dan perwakilan dari Pemda dan masyarakat Kelurahan Teppo untuk melakukan koordinasi.

“Harapan kami semoga kejadian ini cepat di tanggapi oleh pihak terkait,” Abdullah.ST Lurah Teppo.

“Setidaknya di lakukan penanganan secepatnya oleh pihak yang terkait karena abrasi sungai saddang setiap harinya semakin parah apa lagi jika musim hujan abrasinya semakin parah,” lanjutnya.

Taufik khawatir jika tidak segera ditangani secepatnya, maka bukan lagi lahan warga yang akan hilang, akan tetapi pemukiman, sekolah dan jalan juga akan ikut terkikis akibat abrasi sungai saddang yang tidak tertangani.

Reporter: Rizkyanti

Terkait: AbrasiKelurahan TeppoPinrangSungai Saddang

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Editor: Tohir Muhammad
4 Agustus 2026

...

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi