• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Buka Seminar Pantauan HPHK, Sekprov: Pertanian Sumbang 42,95 Persen Ekonomi Sulbar

Editor: Tohir Muhammad
2 September 2021
di Advertorial, Ekonomi, Pemprov Sulsel, Sulselbar
Buka Seminar Pantauan HPHK, Sekprov: Pertanian Sumbang 42,95 Persen Ekonomi Sulbar

MAMUJU, PIJARNEWS.COM–Dalam rangka pengujian penyakit Brusellosis Badan Karantina Pertanian Sulbar bersama Balai Besar Veteriner, serta Dinas Pertanian dan Pangan Polewali Mandar mengambil sampel darah sapi. Kegiatan itu dilakukan dua tahap di Polewali Mandar.

Hal itu di ungkapkan Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat membuka Seminar Pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Regional Pulau Sulawesi dan Maluku 2021, yang berlangsung di Ballroom D’maleo Hotel Mamuju, Rabu (1/9/2021).

Pemantauan HPHK tersebut merupakan kegiatan rutin dilakukan setiap tahun.

“Saya berharap hasil pemantauan HPHK tersebut dapat mendukung percepatan penambahan populasi sapi dan kambing dari aspek pengendalian penyakit dan mendukung percepatan ekspor komoditas peternakan Sulbar,” kata Idris.

BeritaTerkait

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

23 Agustus 2026
Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

23 Agustus 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
Jelang CBT dan OSCE UKNPD Batch III 2026, FK Unibos Menggelar Doa Bersama: Ikhtiar, Ketenangan, dan Hasil Terbaik untuk Calon Dokter

Jelang CBT dan OSCE UKNPD Batch III 2026, FK Unibos Menggelar Doa Bersama: Ikhtiar, Ketenangan, dan Hasil Terbaik untuk Calon Dokter

22 Agustus 2026

Menurut Sekprov, sumber pertumbuhan ekonomi terbesar terjadi pada kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan. Pertumbuhan sektor pertanian sekitar 1,48 persen dan kontribusi pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Sulbar 42,95 persen. Berdasarkan data BPS Sulbar tahun 2021, pada triwulan II tumbuh (Growth) sebesar 5,44 persen dibandingkan triwulan yang sama pada tahun 2020 (year on year).

“Hal ini menunjukkan bahwa pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Sulbar. Oleh karena itu, sudah selayaknya pembangunan pertanian akan terus mendapatkan prioritas agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tandas Idris.

Ia juga menyampaikan, Kementerian Pertanian memiliki program unggulan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) komoditas pertanian, dengan capaian kinerja ekspor Sulbar dari Januari hingga Juni 2021 sebesar 4,4 T naik menjadi 30,10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Data tersebut berdasarkan BPS Sulbar.

“Pemerintah daerah akan senantiasa berperan aktif di dalam mensinergikan dan menselaraskan program-program pembangunan Kementerian Pertanian, dengan berusaha mengundang investor porang dan sarang walet untuk dapat menanamkan modalnya di Sulbar, agar program Gratieks ekspor komoditas pertanian dapat berjalan lancar,”ucap Idris.

Kepala Karantina Pertanian Sulbar, Agus Karyono berharap seminar HPHK kiranya dapat mewujudkan Gratieks komoditi peternakan dan menjadikan suatu dukungan kerjasama program yang berjalan lancar, demi meningkatkan kesejahteraan petani khususnya masyarakat Sulbar.

“Hasil pemantauan HPHK kiranya dapat menjadikan sebagai dukungan dalam mewujudkan Gratieks komoditi peternakan. Selain itu, kerjasama program tersebut dapat menjadi dukungan untuk mensejahterakan petani khususnya di Sulbar,”harap Agus.

Seminar itu juga berlangsung secara virtual Se-Sulawesi dan Maluku, yang diikuti Kementerian Pertanian, Para Koordinator Substansi Karantina Hewan, Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Badan Karantina Pertanian, para pimpinan dan staf Badan Karantina Pertanian Sulbar.

Terkait: EkonomiPemprov SulbarSapiSulbarTernak

BeritaTerkait

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Editor: Tohir Muhammad
6 Agustus 2026

...

Bupati dan Wabup Dampingi Wagub Tinjau Pengolahan Pakan Ternak dari Ikan Sapu-sapu

Editor: Tohir Muhammad
1 April 2026

...

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Editor: Tohir Muhammad
17 Maret 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi