• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Cerita Petugas Damkar, Tetap Bangga Meski Bertaruh Nyawa

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
16 Januari 2025
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS. COM–Pantang pulang sebelum padam, itulah tagline petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR). Sebuah profesi yang penuh dengan tantangan, bahkan hingga mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan harta bahkan jiwa sesama.

Di masa kini Damkar tidak hanya memiliki fungsi memadamkan api, tetapi juga turut mengatasi kesulitan masyarakat lainnya, seperti evakuasi ular, tawon bahkan turut dalam operasi kemanusiaan saat banjir.

Setidaknya itu yang dialami Sudirman, seorang komandan damkar yang telah mengabdikan dirinya selama 15 tahun. Dia mengungkap bagaimana timnya menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan tugas di lapangan. “Kami bukan hanya memadamkan api,” katanya membuka cerita. “Evakuasi ular, tawon, hingga membantu distribusi air bersih saat banjir adalah bagian dari tugas kami, ” bebernya.

Menjadi petugas Damkar ternyata lebih banyak duka dibandingkan suka.

Berita Terkait

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Sinergi TNI-Polri, Petugas di Pinrang Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong

“Kalau ditanya suka duka, lebih banyak dukanya. Kami baru bisa merasa selamat kalau sudah sampai di lokasi kejadian dan pulang dengan selamat. Di jalan, kami sering ngebut untuk mengejar waktu, tapi terkadang banyak pengguna jalan yang tidak memberi kami prioritas. Pernah, mobil kami terbalik karena oleng, pada tahun 2014, menewaskan rekan kami, alm. Narum,” kenangnya dengan suara lirih.

Selain tantangan di jalan, medan kebakaran juga penuh resiko. Luka bakar, tertimpa bara api dari atas, pecahan kaca, tertusuk paku, hingga sesak napas karena asap tebal adalah ancaman nyata. Bahkan, kecelakaan kerja bukan hal asing. Ali Topan, yang kurang lebih 11 tahun menjadi petugas damkar, pernah mengalami insiden mengerikan itu. “ Saya pernah mengalami kecelakaan kerja pada saat bertugas, dan tertimpa besi pada saat saya berada diketinggian 15 meter, alhasil saya terkena saraf tulang belakang,” ujar Ali.

Meski risiko tinggi dan kesejahteraan minim, kecintaan pada profesi membuat mereka tetap bertahan. “Meskipun kesejahteraan kami di bawah UMR, tapi kami sudah ikhlas. Jiwa damkar itu sudah mendarah daging. Kami bangga bisa membantu masyarakat,” ujar Sudirman.

Usran, salah satu pengemudi armada damkar, menegaskan hal serupa. “Motivasi terbesar saya adalah dukungan keluarga dan rasa bangga saat bisa menyelamatkan nyawa. Tapi, kendala di jalan sering menghambat kami. Masih banyak pengendara yang tidak memberi kami jalan,” ungkapnya.

Dulu, tim damkar pernah bekerja sama dengan tim medis yang siap memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan kerja. Namun, setelah pandemi COVID-19, layanan ini dihentikan. Kini, mereka harus bertahan tanpa dukungan medis langsung, menghadapi segala risiko dengan kemampuan yang ada.

Meski dengan keterbatasan alat yang masih manual dan tidak secanggih kota-kota besar, para petugas damkar tetap memberikan yang terbaik. Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian lebih, baik dalam hal kesejahteraan maupun penyediaan alat yang lebih modern.

Sudirman juga menitipkan pesan untuk generasi muda yang ingin bergabung. “Menjadi petugas damkar itu bukan hanya soal fisik, tapi juga keberanian, skill, dan jiwa pengabdian. Ini pekerjaan yang penuh risiko, tapi juga penuh kebanggaan, ” ucapnya.

Dalam setiap langkah mereka, ada nyawa yang dipertaruhkan. Namun, seperti kata Sudirman, “Kami layaknya pahlawan tanpa tanda jasa. Berhasil tak dipuji, gagal dimaki-maki. Tapi kami tetap bangga, karena tugas kami adalah menyelamatkan orang lain,” ungkapnya.

Cerita ini mengingatkan kita semua bahwa di balik tragedi kebakaran, ada para petugas damkar yang bekerja tanpa lelah, dengan satu tujuan: melindungi kehidupan orang lain, meski sering kali harus mengorbankan diri mereka sendiri.

Reporter: Atika Qatira

 

Terkait: DamkarKebakaranPinrang

TerkaitBerita

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

...

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan