• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 28 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026
di Sulselbar
Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

--Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyelenggarakan Workshop Cyber Security bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyelenggarakan Workshop Cyber Security selama dua hari bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar guna memperkuat ketahanan infrastruktur digital di lingkungan kampus.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis (1-2/4/2026) di BLK-Komunitas Pesantren Matahari, Maros, ini melibatkan berbagai elemen pengelola teknologi informasi mulai dari tim Pustipad, pengelola jurnal, admin website program studi, hingga pengguna sistem Lentera.

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, dalam arahannya menekankan bahwa keamanan siber bukan sekadar produk teknologi melainkan sebuah proses berkelanjutan yang memerlukan disiplin operasional dan budaya organisasi yang kuat.

“Keamanan bukan produk, tapi proses berkelanjutan. Tidak ada sistem yang 100% aman, namun risiko dapat diminimalkan dengan strategi, teknologi, dan disiplin operasional yang tepat,” tegas Fadhilah Mathar.
Dia mengibaratkan visi BAKTI dalam membangun konektivitas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serupa dengan komitmen perusahaan teknologi global yang memiliki cita-cita besar yang dipahami oleh seluruh anggota organisasinya.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Dalam kesempatan tersebut, Fadhilah juga mengingatkan pentingnya sistem cadangan data atau backup dengan merujuk pada pelajaran berharga dari kasus Pusat Data Nasional (PDNS), di mana kerugian akibat insiden siber jauh lebih besar dibandingkan biaya investasi pada aspek pencegahan dan keamanan.
Selama sesi teknis, pemateri Dede Sukartoyo dan Karma membedah strategi perlindungan aset digital melalui enam pilar utama yang meliputi tata kelola, identifikasi aset, perlindungan melalui enkripsi dan firewall, pendeteksian dini, respons terhadap serangan, hingga pemulihan sistem.

Dede Sukartoyo mengingatkan para peserta untuk lebih fokus pada substansi perlindungan dengan menyatakan, “Pahami fungsinya; keamanan siber bukan soal menghafal kamus, tapi soal menjaga aset agar tetap aman,” paparnya.

Peserta diajak memahami perbedaan antara kerentanan teknis dan risiko nyata melalui analogi keamanan rumah, di mana pengelola sistem harus mampu menentukan prioritas dalam menjaga “pintu” digital mereka. Workshop ini juga secara spesifik menyoroti ancaman nyata berupa kemunculan domain-domain palsu yang menyerupai situs resmi UIN Alauddin serta praktik phishing yang kerap menyasar akun-akun dosen dan mahasiswa untuk kepentingan yang dilarang pemerintah.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, pihak UIN Alauddin melalui pengelola teknologi informasinya menyatakan keinginan untuk memformalkan kemitraan dengan BAKTI Komdigi agar pendampingan keamanan siber dapat dilakukan secara berkala dan holistik. Fadhilah Mathar juga memberikan instruksi khusus kepada tim teknisnya demi memastikan keberlanjutan sistem di kampus.

“Saya minta Mas Dede dan tim tolong betul-betul diperhatikan sampai semuanya secara jaringan, secara penggunaan itu supaya aman kita melakukan aktivitas di situ,” ingatnya.

Acara yang diakhiri dengan sesi praktis pengujian celah keamanan dan pemulihan basis data ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta keahlian teknis para pengelola digital kampus dalam menghadapi serangan siber yang bersifat laten dan terus berevolusi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan seluruh layanan digital di UIN Alauddin Makassar, termasuk sistem repositori dan jurnal ilmiah, dapat beroperasi dengan lebih aman dan stabil demi mendukung kelancaran aktivitas akademik. (rls)

Terkait: Komdigi

BeritaTerkait

Tak Ada Konten Tersedia

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi