• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 27 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
26 April 2024
di Ajatappareng

SIDRAP, PIJARNEWS.COM–Covid-19 berlalu, namun sampai kini masih menyisakan rasa pilu. Cerita hidup itu dialami Sumiati (38), Warga Desa Tanete, Kecamatan Maritenngae, Kabupaten Sidrap.

Pasca Covid-19, Sumiati meraskan hidup dalam keterpurukan. Sambil berderai air mata. Sumiati menceritakan bagaimana dampak Covid-19 menerpa hidupnya. Usahanya ludes hingga di titik minus.

Dimana sebelum Covid-19 usaha ternak ayam petelurnya cukup lancar, namun pasca Covid-19 ternaknya ludes tak bersisa. Terpaan pahit hidupnya tak sampai disitu, kesulitan ekonomi yang menghimpitnya membuatnya harus memutuskan pisah dari suami. Kini Sumiati hidup sendiri, ketiga anaknya kini tak tinggal bersama dirumah sederhananya.

“Dulu saya pelihara 4000 ekor, tapi setelah Corona habis semua. Waktu Corona itu mahal barang murah telur,” ucapnya, saat ditemui dikediamannya, Kamis (25/4/2024).

Untuk menyambung hidup, Sumiati kini harus berjualan kue keliling, dia mengaku harus bekerja keras untuk menutupi cicilan dan pinjaman hingga untuk anak, meski ketiga anaknya tak lagi tinggal bersamanya.

Berita Terkait

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Bupati Sidrap Dorong Petani di Wala Kejar Target Panen 10 Ton Perhektar

“Kalau pas ada usaha lancar bisa saya dapat Rp 7 juta perbulan,” katanya.

Kini, lanjut Sumi sapaannya beralih menjual kue keliling, meski punya hasil, namun tetap minus, sebab harus membayar cicilan motor yang digunakannya untuk berjualan, juga untuk membayar pinjaman lainnya.

“Hasil jualan kue, kadang-kadang bisa Rp 2.7 juta perbulan,” ungkapnya lagi.

Namun hasil tersebut masih kurang, sebab untuk membayar cicilan motor dan pinjaman lain yang totalnya Rp 2.8 juta perbulan.

Ditengah himpitan ekonomi yang mendera, hati Sumi kian teriris, sebab Sumi mengaku seolah tak memiliki Saudara, sebab sebagai anak pertama dia tak mendapat hak atas harta orang tuanya.

Meski dalam sulit, Sumi tetap berusaha tegar menghadapi ragam cobaan. Sumi berharap nantinya bisa membuka usaha dan tak berjualan keliling lagi. Sumi punya niat untuk membuka usaha di sebuah ruko. Meski baginya itu hanya sebuah mimpi, karena untuk usahanya saat ini pun masih terbentur oleh kurangnya modal.

“Kalau bisa jualan di ruko pak. Kesulitan saya selama ini juga karena tidak ada modal,” ucapnya.

Selama dalam keterpurukan ini Sumi hanya baru dua kali mendapat kan bantuan beras dari pemerintah setempat.

“Kalau bantuan seperti dari PKH itu tidak ada, cuma dua kali beras, seperti kemarin waktu puasa,” katanya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Pemkab Sidrap Wahidah Alwi, SP., MM saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (26/04/2024) langsung merespon dan akan melakukan penanganan.

“InSyaaAllah akan ditangani ya,” tulisnya.
(*)

Terkait: Covid-19KueSidrapTanete

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan