• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Khazanah

Dapat Hidayah Islam Usai Nonton Zakir Naik

Editor: Alfiansyah Anwar
9 November 2018
di Khazanah
Pengislaman

KH Iskandar Ali meng-Islamkan Prasetyo, Kabid Pendapat di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare. --handover--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Prasetyo, yang sehari-hari menjabat Kepala Bidang Pendapatan pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare memutuskan untuk menjadi muallaf, Jumat 9 November 2018.

Prasetyo bulat untuk memeluk agama Islam setelah mendapat hidayah dari Allah Subhana Wataala. “Saya sering membaca tulisan soal ke-Islaman di Facebook dan menonton di Youtube. Seperti ceramah Ustadz Zakir Naik. Setelah beberapa lama membaca dan menonton,  saya kemudian memutuskan memilih menjadi muslim. Ini adalah pilihan,” kata Prasetyo.

Prasetyo
Prasetyo (pakaian putih-putih) berbincang dengan salah seorang jamaah Masjid Al Irsyad. –handover–

Ia mengaku sejak Selasa lalu sudah bersyahadat di depan Kiai di salah satu pesantren di Kota Surabaya. “Saat itu saya baru dari kampung halaman di Malang, Jawa Timur. Nah, atas saran teman-teman, maka di hari Jumat ini, saya kembali di-Islamkan di Masjid Al-Irsyad Jalan Andi Sinta oleh Pak Kiyai Haji Iskandar Ali,” kata Prasetyo melalui sambungan telepon seluler kepada PIJARNEWS, Jumat  9 November 2018.

Prasetyo merasa hatinya lebih sejuk setelah hijrah ke Islam. Sebelumnya, Prasetyo memeluk agama Kristen Katolik. Prasetyo mengatakan, istri dan dua anaknya kini masih memeluk Katolik. “Dulu hati saya sudah sejuk, tapi sekarang semakin sejuk setelah memeluk Agama Islam. Saya bilang sama teman-teman, agar terus membimbing dan mengajarkan Agama Islam,” kata Prasetyo yang mengakhiri pembicaraan karena siap-siap berangkat ke Masjid Al Manar, Ujung Bulu untuk salat magrib.

BeritaTerkait

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

6 April 2026
Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

22 Maret 2026

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

1 Maret 2026

Parepare dan Jejak “Kota Santri”: Warisan Religius dari Kepemimpinan Taufan Pawe

22 Oktober 2025

Prosesi peng-Islaman Prasetyo berlangsung hikmat sekitar pukul 10.00 Wita disaksikan keluarga, kerabat dan rekan ASN lingkup BKD. Informasi yang diperoleh, kini nama Prasetyo ada penambahan menjadi Muhammad Prasetyo. (*/arb)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: HidayahIslamZakir Naik

BeritaTerkait

Proses peng Islaman

Ka’bah Jadi Sebab Satu Keluarga Masuk Islam di Acara Bukber H.Usman Cahaya Mario

Editor: Tohir Muhammad
11 April 2023

...

Bahtiar

OPINI; Pancasila Sebagai Mazhab Politik Umat Islam di Indonesia

Editor: Tim Redaksi
11 Juni 2021

...

Ummu

OPINI : Zonasi, Menuntut Ilmu yang Dibatasi

Editor: Tohir Muhammad
7 Juli 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi