• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 11 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026
di Khazanah

JEPANG, PIJARNEWS.COM— Gema takbir Idul Fitri juga berkumandang di Negeri Sakura. Di tengah suasana yang jauh dari kampung halaman, umat Muslim yang juga perantau di Jepang tetap merayakan hari kemenangan dengan penuh khidmat, meski dalam keterbatasan dan perbedaan.

Seperti di Indonesia, 1 Syawal di Jepang juga tidak seragam. Perbedaan penetapan hari raya terjadi di kalangan komunitas Muslim, termasuk perantau asal Indonesia.

“Kami lebaran Sabtu, 21 Maret 2026. Tapi ada juga yang sudah lebih dulu merayakan pada Jumat lalu,” ujar Bardi Arifin, perantau asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Ahad (22/03/2025).

Bardi menjelaskan, di Jepang tidak ada penetapan resmi dari pemerintah terkait Idul Fitri seperti di Indonesia. Karena itu, komunitas Muslim biasanya mengikuti keputusan masjid setempat atau rujukan dari negara lain.

“Kadang memang ada perbedaan, tetapi sejauh ini tetap saling menghargai,” katanya

Berita Terkait

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Jelang Lebaran, Pemkab Sidrap Pantau Harga di Pasar Rappang

Dari Mario ke Negeri Sakura, Perjalanan Bardi Arifin Merawat Sapi Ikon Kelas Dunia

Bardi, pemuda asal Desa Mario, Kecamatan Kulo, Sidrap, kini bekerja di Jepang pada sektor peternakan wagyu. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja migran, ia tetap aktif dalam kegiatan keagamaan bersama komunitas Muslim setempat.

Pada Idul Fitri tahun ini, Bardi mendapat amanah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, menjadi imam sekaligus khatib salat Idul Fitri di Masjid Indonesia Ueda, Jepang, yang dilaksanakan pada Sabtu (21/3/2026).
“Ini amanah besar bagi saya, apalagi dilaksanakan di negeri perantauan,” katanya.

Salat Id tersebut diikuti jamaah dari berbagai negara, seperti Jepang, Pakistan, dan sejumlah negara Asia Timur lainnya. Dalam suasana kebersamaan lintas bangsa itu, pelaksanaan ibadah berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan.

Bagi Bardi, pengalaman ini menghadirkan beragam rasa—gugup, haru, sekaligus syukur. Terlebih, momen Idul Fitri biasanya identik dengan kebersamaan keluarga di kampung halaman.

“Idul Fitri di Jepang terasa berbeda, tetapi justru di situ terasa makna perjuangan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia mengaku, momen tersebut membuatnya teringat orang tua, keluarga, dan suasana Lebaran di kampung. Namun, di sisi lain, ia juga merasa bangga dapat mengemban kepercayaan sebagai imam dan khatib di negeri orang.

“Bagi saya, ini bukan hanya tentang menjadi imam dan khatib, tapi juga tentang menjaga kepercayaan dan membawa nama baik kampung halaman,” tambahnya.

Di tengah kehidupan sebagai perantau, Bardi menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan. Menurutnya, merantau bukan hanya soal mencari nafkah, tetapi juga tentang mempertahankan jati diri sebagai seorang Muslim.
“Jauh dari kampung halaman jangan sampai membuat kita jauh dari Allah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para perantau Muslim untuk terus menjaga akhlak dan menjadi representasi Islam yang baik di manapun berada.
Kisah Bardi menjadi potret kecil dari semangat anak muda Indonesia di luar negeri—bahwa di tengah keterbatasan dan jarak, mereka tetap mampu membawa nilai, kepercayaan, dan nama baik daerahnya ke panggung dunia.

Terkait: Idul FitriJepangLebaranPerantauanSakura

TerkaitBerita

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Parepare dan Jejak “Kota Santri”: Warisan Religius dari Kepemimpinan Taufan Pawe

Editor: Tim Redaksi
22 Oktober 2025

...

Ketum DPP BKPRMI Nanang Mubarok Gaungkan Gerbang Emas di Parepare

Ketum DPP BKPRMI Nanang Mubarok Gaungkan Gerbang Emas di Parepare

Editor: Tim Redaksi
29 Juni 2025

...

BeritaTerkini

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Punya Bakat Dangdut? Catat Syarat dan Jadwal Audisi Dangdut Academy Indosiar di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Pemkab Sidrap Bakal Bentuk Tim

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan