• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 14 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Editor: Tohir Muhammad
26 Oktober 2023
di Ekonomi
Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Dr. Yadi Arodhiskara, M. Ak.,

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare menunjukkan angka kemiskinan di kota tersebut meningkat pada 2022. Dimana pada 2020 angka kemiskinan sebanyak 7.960 jiwa, pada 2021 sempat mengalami penurunan diangka 7.930 jiwa, namun pada 2022 naik menjadi 8.010 jiwa.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Parepare, Wahidin Syanur, belum lama ini menyampaikan bahwa, faktor umum yang menjadi penyebab kemiskinan di Parepare adalah faktor pendidikan yang rendah, kesehatan, dan malas bekerja.

“Ditargetkan pada tahun 2024 nanti angka kemiskinan ekstrem sudah zero. Dan berharap ada kreatifitas yang tumbuh dari masyarakat untuk tetap dapat bertahan dan bersaing di dunia usaha, karena persaingan kini makin ketat,” kata Wahidin.

Menanggapi hal tersebut, akademisi yang sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Dr. Yadi Arodhiskara, M. Ak., mengatakan bahwa persoalan kemiskinan di Parepare merupakan persoalan kompleks yang harus diselesaikan secara komprehensif dan tidak setengah-setengah.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

17 Juni 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

7 Maret 2026

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

19 Februari 2026

Parepare Jadi Kota dengan Inflasi Tertinggi di Sulsel, Emas-Beras Jadi Pemicu

7 Januari 2026

“Data yang dikemukakan oleh BPS menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan merupakan persoalan kompleks, penyelesaiannya harus komperhensif dan tidak setengah-setengah. Jika kita melihat diangka sebelumnya itu naik, kemudian turun dan naik kembali secara data ini fluktuatif, meski di tahun 2022 menunjukkan kenaikan,” kata Yadi Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Rabu (25/10/2023).

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kemiskinan di Parepare masih tinggi, antara lain, tidak semua stakeholder terlibat dalam program kemiskinan. Program yang disiapkan tidak berkelanjutan sehingga sasaran yang dituju tidak tuntas dan ada budaya masyarakat yang enggan keluar dari paket-paket bantuan kemiskinan, padahal mereka mampu secara fisik untuk menjadi keluarga yang mandiri.

“Kemiskinan dapat ditekan dengan program yang komperhensif, dari hulu ke hilir,” kata Yadi.

“Perlu disusun skenario secara periodik berapa sasaran dari jumlah yang warga miskinan yang ada saat ini didorong menjadi keluarga yang produktif dan mandiri,” tambahnya.

Ia mengusulkan beberapa langkah untuk mengatasi kemiskinan di Parepare, antara lain, pemerintah daerah harus melibatkan semua stakeholder dalam program kemiskinan. Program kemiskinan harus disusun secara berkelanjutan dengan target yang jelas dan perlu ada upaya untuk mengubah budaya masyarakat yang enggan keluar dari paket-paket bantuan kemiskinan.

“Kita tidak mungkin menyasar secara keseluruhan tapi secara bertahap tapi tuntas,” kata Yadi.

Dikatakannya, setiap SKPD juga harus memiliki data yang sama tentang warga yang menjadi kelompok sasaran, kemudian pada rentang waktu berapa lama warga tersebut dapat dinyatakan bebas dari kemiskinan dengan indikator-indikator yang disusun bersama oleh para stakeholder.

Yadi berharap bahwa pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi kemiskinan di Parepare.

Penulis: Chairunnisa

Terkait: BPS ParepareKemiskinanParepareUM Parepare

BeritaTerkait

Tinjau MPLS di SMPN 3, Wali Kota Parepare Ingatkan Siswa Baru Sarapan agar Lebih Fokus Belajar

Tinjau MPLS di SMPN 3, Wali Kota Parepare Ingatkan Siswa Baru Sarapan agar Lebih Fokus Belajar

Editor: Tohir Muhammad
13 Juli 2026

...

Diresmikan Tasming Hamid, Layanan Jantung Berjaminan BPJS Kini Hadir di Parepare

Diresmikan Tasming Hamid, Layanan Jantung Berjaminan BPJS Kini Hadir di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
13 Juli 2026

...

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi