• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Demo Ricuh Tolak Revisi UU MD3 di Parepare

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
28 Februari 2018
di Sulselbar
revisi UU MD3

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menolak revisi UU MD3 di depan monumen Habibie Ainun Parepare berlangsung ricuh. Kericuhan dipicu saat mahasiswa hendak membakar ban bekas di tengah jalan dan dihalangi aparat kepolisian.

Mahasiswa mengawali aksinya di Monumen Cinta Habibie Ainun dan dilanjutkan ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare. Mereka berorasi sambil membawa spanduk yang bertuliskan tuntut Presiden cabut revisi UU MD3, dan mereka menganggap revisi UU MD3 membungkam suara rakyat.

Irfan Parumpu selaku kordinator aksi mengemukakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan adalah menuntut Presiden RI agar mencabut revisi UU MD3 yang dianggap membungkam suara rakyat.

“Kami turun aksi menolak tegas atas revisi UU MD3 karena bertentangan dengan demokrasi. PMII cabang Parepare menuntut kepada Presiden Joko Widodo untuk tidak menyetujui atau menanda tangani UU revisi MD3 dan menolak tegas untuk tidak mengeluarkan revisi UU MD3,” tegas Irfan kepada media usai menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Cinta Habibie Ainun Kota Parepare, Rabu 28/2/2018.

Tak puas berorasi di Monumen Cinta Habibie Ainun, mereka melanjutkan aksinya ke DPRD Kota Parepare untuk menyampaikan aspirasinya agar bisa diteruskan ke pemerintah pusat. Mereka berorasi dengan tuntutan yang sama. Menolak revisi UU MD3 karena membungkan suara rakyat.

Berita Terkait

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Pengunjuk rasa kecewa karena Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir tidak ada di tempat. Meski demikian mahasiswa tetap memaksa ingin bertemu dengan Ketua DPRD Kota Parepare.

Setelah lama menunggu kedatangan Pimpinan DPRD yang tak kunjung hadir. Hingga akhirnya ketua Komisi satu Muhammad Iqbal dan Abdul Salam menemui para pengunjuk rasa menyampaikan alasan ketidakhadiran Ketua DPRD Kota Parepare karena lagi perjalanan dinas.

“Ketua DPRD Parepare sedang tidak ada di tempat karena sementara lagi perjalanan dinas ke luar kota,” ungkapnya.

Selain menyampaikan aspirasi penolakan revisi UU MD3 mahasiswa meminta agar DPRD Kota Parepare sepakat menolak UU MD3 dengan menandatangani petisi dari kesepakatan PMII pusat yang telah disepakati. Muhammad Iqbal (PKS) dan Abdul Salam (PPP) selaku perwakilan DPRD Kota Parepare menandatangani petisi atas penolakan revisi UU MD3.

Usai menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Parepare Mahasiswa langsung membubarkan diri dengan tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. (amr/ibl)

Terkait: PareparePMIIPMII ParepareUU MD3

TerkaitBerita

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan