
“Program ini juga bukan hanya untuk nasabah, melainkan masyarakat umum yang ingin tahu tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Zero complain untuk meningkatkan service skill seluruh tim Business Consultant dan promosi melalui edukasi yaitu pemberitaan positif di berbagai media,” jelasnya di depan awak media.
Menurutnya, dengan menutup stigma masyarakat mengenai buruknya usaha pialang berjangka ini, KPF Makassar memiliki jurus khusus untuk meyakinkan masyarakat jika bisnis ini tidak menakutkan seperti yang dikira.
“Bisnis yang kami jalani adalah mengelola kepercayaan, sehingga dari awal kami bertemu dengan nasabah maka kepercayaan yang pertama kali dibangun dan dihadirkan,” beber Sri Mulyanti.
Untuk itu di awal tahun 2021, KPF Makassar memulai edukasi dengan mengajak para awak media untuk belajar bersama seluk beluk Transaksi Locogold dan industri Perdagangan Berjangka Komoditi.
Selain volume transaksi, Yanti–sapaan akrab Sri Mulyanti, mengungkapkan, KPF Makassar akan fokus menambah jumlah nasabah baru sebanyak 600 nasabah atau meningkat 50 persen dibandingkan tahun kemarin.
Dengan meningkatnya, maka dipastikan KPF Makassar tentunya akan meningkatkan jumlah tenaga Business Consultant demi membantu lapangan kerja bagi anak muda di kota Makassar.
“Jadi kepada Anda yang ingin bergabung sebagai business consultant di KPF Makassar, jangan pernah ragu karena ini peluang karir yang menjanjikan untuk masa depan,” tutup Yanti. (*)
Reporter : Gilang Ramadhan
Editor : Alfiansyah Anwar












