• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026
di Sulselbar
Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Sekprov Sulbar, Dr. Junda Maulana menyampaikan sambutan halal bi halal Muhammadiyah Aiysyiyah Sulbar, Ahad (5/4/2026)

MAJENE, PIJARNEWS.COM – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sulawesi Barat menggelar Halalbihalal 1447 H dengan nuansa yang istimewa.
Tak sekadar silaturahmi, pertemuan yang berlangsung di Aula BPMP Sulbar, Rangas, Majene, Ahad (5/4/2026) ini juga menjadi momen refleksi sejarah masuknya Muhammadiyah ke tanah Mandar.

Acara ini dihadiri lebih 500 warga, simpatisan, serta tokoh penting. Tampak Sekda Provinsi Sulbar, Dr. Junda Maulana mewakili Gubernur, Ketua PWM Sulbar Dr. KH. Wahyun Mawardi, Ketua PWA Sulbar Hj. Sunarti Marlianti, Kepala BPMP Sulbar Dr. Haksan Darmawan, Rektor Unimaju Dr. Muhammad Tahir, serta Rektor ITBM Nursahdi Saleh.

Pesan Silaturahmi dari Pakar Hadis Tarbawi
Hadir sebagai penceramah utama, Guru Besar bidang Ilmu Hadis Tarbawi, Prof. Dr. KH. Mahsyar Idris, M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa merawat silaturahmi adalah fondasi utama kebaikan umat.

“Silaturahmi dalam bentuk tradisi Halalbihalal atau Syawalan adalah hal penting dan merupakan tradisi yang sangat baik untuk menjaga kohesi umat,” tutur Prof. KH. Mahsyar.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Meski dalam kondisi fisik yang kurang fit sehingga harus menyampaikan ceramah sambil duduk, semangat dia tetap terpancar kuat saat memberikan siraman rohani kepada ratusan jamaah yang memadati ruangan.

Menelusuri Jejak Sejarah di Tahun 1928
Hal menarik terungkap saat Ketua Panitia, Dr. Farhanuddin, menyampaikan laporannya. Ia memaparkan perspektif historis yang memberi makna mendalam bagi keberadaan Muhammadiyah di Bumi Malaqbiq.

Berdasarkan riset ilmiah, termasuk artikel karya Ridwan Alimuddin dengan sub-judul “Muhammadiyah di Mandar: Sebuah Revolusi Keagamaan”, terungkap bahwa persyarikatan ini telah hadir di Mandar sejak era sebelum kemerdekaan.

Dalam artiket Ridwan itu, dituliskan bahwa di tahun 1928: Muhammadiyah pertama kali berdiri di Mandar, tepatnya di Majene, kemudian di tahun 1932 Menyusul kemudian pendirian cabang di Tinambung.

“Halalbihalal kali ini memiliki nilai historis yang kuat. Mengingat Muhammadiyah sudah ada di Majene sejak 1928, fakta ini harus menjadi motivasi untuk terus memajukan kualitas keumatan, terutama di bidang pendidikan dan sosial,” tegas Dr. Farhanuddin.

Aksi Nyata Pendidikan dan Aset

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memajukan pendidikan, PWM Sulbar menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Majene. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi dukungan pembangunan SD Muhammadiyah Unggulan yang berfokus pada bidang sains dan tahfidz.

Penyerahan dilakukan oleh Dr. KH. Wahyun Mawardi kepada Ketua PDM Majene, Ust. Darmawan Hafied. Bantuan juga disampaikan LazisMU Sulbar.

Acara juga diisi dengan penyerahan sertifikat aset tanah Muhammadiyah oleh perwakilan BPN Polman dan BPN Majene kepada Ketua PWM Sulbar, sebagai langkah penting dalam tertib administrasi dan pengamanan aset persyarikatan di Sulawesi Barat. (rls)

Terkait: HalalbihalalPWA SulbarPWM Sulbar

BeritaTerkait

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Syawalan, Bupati Majene Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Pembangunan Daerah

Syawalan, Bupati Majene Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Pembangunan Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 April 2025

...

Alumni Smanas Parepare Gelar Halalbihalal, Bahas Pengaktifan Kembali Sekolah

Alumni Smanas Parepare Gelar Halalbihalal, Bahas Pengaktifan Kembali Sekolah

Editor: Alfiansyah Anwar
5 April 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi