• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 30 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Dibangun Belanda 83 Tahun Silam, Bendungan Benteng Kini Jadi Favorit Swafoto dan Jaring Ikan

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
18 Juni 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Beragam manfaat yang diperoleh warga dari Bendungan Benteng di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Bendungan yang dibangun pada masa kolonial Belanda ini setidaknya memiliki tiga manfaat. Selain sebagai sarana untuk mengaliri ribuan hektar areal persawahan, bendungan ini juga ditempati warga untuk berswafoto. Selebihnya dipakai untuk arena memancing dan menjaring ikan.

Setiap hari, bendungan peninggalan di masa penjajahan Belanda ini dikunjungi warga. Baik warga sekitar, maupun warga pendatang. Biasanya, warga pendatang berswafoto di sejumlah titik. Mereka umumnya datang pada pagi dan sore hari.

Bendungan itu terletak sekira 20 kilometer dari ibu kota Kabupaten Pinrang.

Bendungan Benteng itu memiliki banyak sejarah, sebab dibangun pada masa Kolonial Belanda tahun 1939.

Konon bendungan itu didirikan dengan sistem kerja paksa. Meski sudah berusia 83 tahun, namun Bendungan Benteng ini masih kokoh.

Berita Terkait

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Bendungan ini mendistribusikan air ke hampir seluruh persawahan di Kabupaten Pinrang. Bahkan air dari bendungan ini dialirkan ke daerah tetangga seperti Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo.

Jika datang ke Bendungan Benteng ini, pengunjung bisa melihat derasnya air mengalir. Saat melintas di jembatan di atas bendungan, pengunjung bisa merasakan sensasinya. Salah satunya terhempas percikan air yang bisa mengenai tubuh pengunjung.

Bendungan ini bukan saja sebagai tempat membendung air untuk didistribusikan ke areal persawahan, tetapi juga bisa digunakan pengunjung untuk berswafoto.

Foto dengan latar belakang Sungai Saddang dan Bendungan Benteng. -ist–

Salah seorang warga, Zulkifli Sanrego (32) mengaku spot foto di area Bendungan Benteng sangat menarik.
“Saya bersama teman komunitas Sepeda Patampanua Bicyle Community (PBC) sering berfoto bersama dengan latar belakang Bendungan Benteng,” kata Zulkifli.

Sekretaris PBC ini mengatakan, jika sudah pernah mengunjungi Bendungan Benteng dan berfoto di sana, maka rasanya mau terus untuk kembali. “Berkunjung ke Bendungan Benteng ini banyak hal menarik yang bisa diperoleh. Area spot fotonya sangat menarik. Sehingga kami selalu ingin datang ke tempat itu,” ungkap Zulkifli.

Tak hanya sebagai lokasi berfoto, Bendungan ini juga dimanfaatkan warga untuk mencari ikan.

Seperti yang dilakukan oleh
seorang warga, Mus (53). Ia menangkap ikan menggunakan jaring atau biasa disebut dalam bahas bugis yakni Jala’.

Mus mengaku sudah lama menangkap ikan di Bendungan Benteng tersebut. Bahkan dia mengaku mulai menangkap ikan sejak masih jadi pelajar.

“Alhamdulillah. Karena sudah terbiasa, saya tidak merasa takut menangkap Ikan dengan ketinggian ini,” ungkapnya.

Tiap harinya, Mus menangkap Ikan mulai pagi hingga petang dengan menggunakan alat jaring seadanya.

“Jenis ikan yang banyak terjaring yakni ikan Tawes atau bahasa bugisnya Ikan Kandia,” ujar Mus.

Ia mengaku, hasil tangkapan ikannya dijual ke pasar. “Syukur alhamdulillah, hasil penjualan ikan tersebut kami pakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ikan tersebut kami jual antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Setiap kali menangkap ikan, hasil tangkapannya bervariasi,” tutup Mus. (*)

Citizen Jurnalis : Muhammad Faizul, Mahasiswa Prodi Jurnalistik Islam IAIN Parepare
Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: BelandaBendungan BentengPinrangSwafoto

TerkaitBerita

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

...

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

...

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan