• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 21 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Dinkes Imbau Warga Cermat Memilih Jajanan Selama Ramadan

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 Mei 2017
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Dinas Kesehatan Makassar mengimbau kepada warga yang memilih untuk berbuka puasa dengan membeli takjil di pinggir jalan ataupun di pasar-pasar hendaknya jeli melihat warna pada makanan tersebut.

“Bagi warga yang memilih berbuka puasa dengan membeli jajanan di luar hendaknya lebih jeli. Cari informasi di internet mengenai kandungan berbahaya yang dicampurkan dalam makanan,” jelas Kepala Dinkes Makassar dr Naisyah Tun Azikin di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan, beberapa kandungan berbahaya yang banyak ditemukan dalam makanan seperti pengawet formalin yang dicampurkan dalam makanan dan minuman.

Kemudian boraks, rhodamin B, pewarna tekstil dan lainnya. Semua bahan berbahaya itu dicampurkan dalam makanan dan minuman agar terlihat cantik, awet dan tahan lama.

Namun semua kandungan berbahaya itu dapat berakibat fatal pada tubuh karena dapat menyebabkan kanker, kerusakan organ tubuh dan bahkan yang paling fatal adalah kematian.

Berita Terkait

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

“Contoh, boraks biasanya dipakai untuk membuat campuran deterjen, salep kulit, pengawet kayu. Begitu juga formalin untuk mengawetkan mayat dan bahan campuran untuk membuat perkakas rumah tangga. Bayangkan jika semua bahan kimia ini masuk dalam tubuh kita,” katanya.

Karenanya, dr Naisyah mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dalam membeli jajanan buka puasa dan begitu juga bagi para pedagang agar mencari keberkahan dan bukan keuntungan semata.

“Yang pertama kalau mau beli takjil buka puasa, misalnya minuman seperti cendol dan lainnya itu lihat warnanya, apakah mencolok atau tidak karena pewarna tekstil dan pewarna alami itu berbeda jauh,” jelasnya.

Selain itu, inspeksi mendadak yang dilakukan dinas kesehatan di Pasar Terong Makassar dengan memeriksa dan mengambil sampel makanan serta minuman, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya.

Meskipun tidak menemukan adanya bahan berbahaya dalam sidaknya itu, ia tetap memberikan pengertian kepada para pedagang agar tidak mencampurkan bahan-bahan berbahaya kepada makanan. (*)

Terkait: Makanan BerformalinMakanan Buka PuasaRamadan

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan