• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama IAIN Parepare

Direktur Pijarnews.com Jadi Pembanding Bedah Buku Islam, Media Sosial, dan Generasi Postmilenial

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
2 Oktober 2024
di IAIN Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Direktur Pijarnews.com yang juga Dosen Prodi Hukum Pidana Islam (HPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Alfiansyah Anwar, S.Ksi, M.H didaulat menjadi pembanding dalam kegiatan bedah buku. Acara itu digelar di Perpustakaan IAIN Parepare Lantai 4, Selasa siang (1/10/2024).

Buku berjudul “Islam, Media Sosial, dan Generasi Postmilenial” itu  diterbitkan Deeppublish. Buku itu merupakan karya Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, Dr Muhammad Qadaruddin dan Wahyuddin Bakri.

Puluhan Mahasiswa IAIN Parepare turut hadir sebagai peserta dalam acara itu.

Alfiansyah Anwar yang juga Koresponden Metro TV itu mengatakan, dalam buku tersebut memaparkan sejumlah mahasiswa suka menonton ceramah dakwah islam yang ditayangkan di Youtube. Kondisi itu, katanya, baik untuk menambah wawasan.

Berita Terkait

PBI BPJS Tukang Es Dicabut, Dimana Keberpihakan Negara?

Pesan Warek III IAIN Parepare ke Pengurus DEMA Baru: Jangan Cuma Seremoni, Fokus Kualitas!

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

“Buku ini banyak mengulas mengenai pesan dakwah dalam keislaman. Karena itu, saya merekomendasikan agar buku ini bisa terus dikembangkan dan kalau bisa dicetak ulang,” kata Alfiansyah Anwar yang juga telah menerbitkan 4 karya buku; 1 karya sendiri dan 3 book chapter serta belasan artikel jurnal.

Saat ini, lanjut Alfian–sapaan akrab Alfiansyah Anwar, terjadi “tsunami” informasi, khususnya di media sosial. Sehingga, kata Alfian, harus pandai-pandai memilah dan memilih informasi. “Saring informasi tersebut sebelum dishare. Bila menemukan informasi yang meragukan atau terdeteksi hoax, bisa dikirim ke website www.cekfakta.com untuk dicari informasi kebenarannya,” kata Alfian.

Namun yang menjadi catatan, katanya, buku ini tidak menggunakan footnote melainkan langsung menuliskan sumber referensi dalam kalimatnya. Misalnya Pratiwi (2018) menyebut bahwa Dakwah Adi Hidayat dilakukan dengan cara yang baik, tidak menggurui, dan dapat dijadikan sebagai teladan, perkataan yang membekas pada jiwa, kena di hati, dan tidak ada pemaksaan.

Selain itu, Alfian juga mengatakan, buku tersebut sangat bermanfaat bagi akademisi (mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik), praktisi media, conten creator, dan masyarakat umum. “Buku ini bisa juga menjadi referensi bagi saya yang sedang menulis disertasi terkait etika komunikasi penyiaran. Sebab sebagian tayangan dakwah di televisi yang saya teliti juga disebarkan videonya melalui akun media sosial seperti Facebook dan Youtube,” jelas Alfian.

Sementara itu, penulis buku Wahyuddin Bakri, M.Si yang merupakan Dosen IAIN Parepare menjelaskan hasil karyanya.

Menurutnya, media sosial dan generasi postmilenial merupakan satu hal yang tidak dapat terpisahkan. “Melalui media sosial, generasi postmilenial dapat mengakses seluruh informasi dari berbagai penjuru dunia salah satunya mengenai literatur keislaman. Literatur keislaman yang dulunya diakses melalui buku-buku atau bacaan keagamaan, kini semakin mudah dengan adanya perkembangan media sosial yang dapat menghadirkan literatur keislaman secara online,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu literatur keislaman online yang populer di kalangan masyarakat yaitu video dakwah yang dibagikan melalui platform YouTube. Buku Islam, Media Sosial dan Generasi Postmilenial, sambung Wahyuddin, memaparkan bagaimana konten-konten keislaman di media sosial dapat menarik minat generasi postmilenial.

Ia juga memaparkan bahwa buku itu mencoba melihat bagaimana klasifikasi mahasiswa saat ini dalam bermedia sosial, khususnya dalam mencari tema dakwah islam.

Misalnya, kata Wahyuddin, sebagian  mahasiswa yang menjadi responden ada yang memilih konten-konten dakwah di Youtube dengan tingkat subscriber yang dominan, antara 1 juta hingga 2,3 juta subscriber. Seperti Oki Setiana Dewi, Abdul Somad, Hannan Attaki, Das’ad Latif, Adi Hidayat, Hanan Attaki, Khalid Basalamah, Felix Siauw, dan Syafiq R Basalamah.

Buku ini, lanjut Wahyuddin, untuk menambah khasanah keilmuan. Selain itu, katanya, salah satu tujuannya untuk menangkal paham-paham radikal yang bisa saja tersebar ke generasi muda, khususnya Postmilenial.

Selain itu, penulis menerangkan bahwa buku ini mengambil data dari mahasiswa yang berasal dari enam kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Menurut Wahyuddin, buku yang ditulis bersama Dr Muhammad Qadaruddin, Dosen FUAD IAIN Parepare yang juga Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) itu merupakan hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam bentuk jurnal sinta 2.

Pada akhir sesi bedah buku, Kepala Perpustakaan IAIN Parepare, Sirajuddin didampingi Ketua Panitia Bedah Buku, Azaliyah memberikan sertifikat kepada penulis, pembedah dan moderator.

Selanjutnya, Wahyuddin Bakri sebagai penulis juga menghadiahkan buku kepada sejumlah peserta. Itu sebagai bentuk apresiasi kepada para mahasiswa yang aktif dalam acara tersebut seperti bertanya dan memberi komentar. (*)

Reporter: Rizkyanti

Terkait: Bedah BukuIAIN PareparePijarnews.com

TerkaitBerita

Jejak Kolaborasi dari Kota Cinta Habibie, IAIN Parepare Terima Penghargaan pada Dies Natalis ke-4 ITH

Editor: Tim Redaksi
18 Oktober 2025

...

Enam Dosen Dikukuhkan Menjadi Profesor, Rektor IAIN Parepare Sampaikan Pesan Menyentuh

Editor: Muhammad Tohir
7 Oktober 2025

...

Meylinda Yanti Jejak Mahasiswa yang Merdeka, Melangkah sebagai Mahasiswi Mandiri

Editor: Muhammad Tohir
12 Agustus 2025

...

Laboratorium Terpadu Modern di IAIN Parepare Diresmikan Menteri Agama RI

Editor: Muhammad Tohir
25 Juli 2025

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan