• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 31 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Diskusi Festival Media 2025: Ketika Pangan, Energi, dan Ritual Adat Terkikis Modernisasi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 September 2025
di Sulselbar
Diskusi menghadirkan Eko Rusdianto, Grantee Pulitzer Center (kiri), yang meneliti perubahan tradisi di Toraja, serta perwakilan dari Permata Bank yang memaparkan program pelestarian lingkungan

Diskusi menghadirkan Eko Rusdianto, Grantee Pulitzer Center (kiri), yang meneliti perubahan tradisi di Toraja, serta perwakilan dari Permata Bank yang memaparkan program pelestarian lingkungan

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Festival Media 2025 menghadirkan diskusi bertajuk “Ritual dan Rasa: Reaksi Masyarakat Adat dengan Pangan dan Energi” yang menyoroti dampak modernisasi terhadap kehidupan masyarakat adat, Jumat (12/9/2025).

Diskusi ini menghadirkan Eko Rusdianto, Grantee Pulitzer Center, yang meneliti perubahan tradisi di Toraja, serta perwakilan dari Permata Bank yang memaparkan program pelestarian lingkungan.

Eko Rusdianto menjelaskan bagaimana simbolisme, pangan, dan ritual di Toraja perlahan berubah akibat modernisasi. Ia mencontohkan ukiran ayam pada Tongkonan yang sarat makna spiritual.

“Ukiran ayam di Tongkonan paling tinggi, ada yang menghadap ke barat sebagai perlambangan hubungan dengan Tuhan, sementara ayam koro menghadap ke timur sebagai perlambangan kehidupan. Lantas bagaimana modernisasi melihat hal itu?” ujarnya.

Selain itu, ia mengulas tradisi Bulu Londong atau adu ayam di Toraja yang dahulu digunakan sebagai hiburan dalam ritual kematian sekaligus media penyelesaian sengketa tanah tanpa kekerasan. Pemenang aduan menentukan pihak yang berhak, sementara ayam yang kalah kemudian dimakan bersama. Namun, tradisi ini mengalami pergeseran seiring masuknya ayam impor dari Filipina dan Peru.

Berita Terkait

30 Tahun Aji, Tantangan Media, Bocor Alus Peroleh Udin Award hingga Foto Pilu Proyek PSN

Empat Pasangan Calon Ketum-Sekjen AJI Indonesia Ramaikan Pemilu AJI

Pesan Atiqah Hasiholan Saat Peluncuran Kampanye Aksi Generasi Iklim

Catatan dari Training of Trainers (ToT) Literasi Digital untuk Akademisi

“Dulu ayam lokal menjadi bagian penting dari ritual. Tapi sekarang, banyak orang beralih ke ayam ras karena lebih murah, sekitar Rp40.000–Rp50.000 per ekor. Akibatnya, ayam lokal semakin langka,” jelas Eko.
Fenomena ini terlihat jelas dalam ritual penyembelihan ayam kaliabo di Makale, Toraja. Jika dulu ayam berukuran besar dengan kaki kuning dipersembahkan, kini yang tersedia sering kali hanya ayam kecil karena keterbatasan pasokan lokal.

Diskusi juga menghadirkan perspektif lain terkait hubungan masyarakat adat dan lingkungan. Melalui inisiatif PermataHati, Permata Bank menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem dengan melindungi habitat Gajah Sumatera di kawasan Bukit Tigapuluh.

“Gajah Sumatera adalah salah satu dari sedikit hewan liar yang terancam punah di Indonesia. Bukit Tigapuluh menjadi rumah terakhir bagi satwa langka ini bersama spesies dilindungi lainnya,” kata Head CSER Permata Bank, Hanggoro Seno.

Data menunjukkan, 70 persen hutan Sumatera hilang dalam 25 tahun terakhir, membuat populasi gajah terus menurun. Saat ini, hanya sekitar 120 ekor gajah yang tersisa di Bukit Tigapuluh. Di kawasan itu juga hidup 221 jiwa masyarakat adat yang harus berbagi ruang dengan satwa liar.  (rls)

Terkait: Aliansi Jurnalis IndependenFestival Media

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Terima Audiensi BPLIP Makassar, Bupati Tegaskan Komitmen Sidrap Sukseskan Swasembada Pangan

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Jelang Porsenijar Sulsel, Pemkab Sidrap Matangkan Akomodasi hingga Kesiapan Atlet

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Bupati Pinrang Pimpin Upacara Perdana Usai Lebaran, Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan