• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 9 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Cerita Buku

Dokter Perlu Beri Resep Pasien Bacakan Buku pada Anak

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Oktober 2019
di Cerita Buku
Dokter Perlu Beri Resep Pasien Bacakan Buku pada Anak

BeritaTerkait

Peringati 30 Tahun Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Zaid bin Tsabit SD IT Wahdah Islamiyah 01 Makassar Gelar Open Donasi Wakaf Buku

Peringati 30 Tahun Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Zaid bin Tsabit SD IT Wahdah Islamiyah 01 Makassar Gelar Open Donasi Wakaf Buku

24 April 2025
Live Accoustic Warnai Bincang Buku “Pusaka Pustaka” PMII Komisariat IAIN Parepare

Live Accoustic Warnai Bincang Buku “Pusaka Pustaka” PMII Komisariat IAIN Parepare

17 Juli 2022
Penguatan Literasi di Masa Pandemi, Hero Supermarket Donasi Buku ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar

Penguatan Literasi di Masa Pandemi, Hero Supermarket Donasi Buku ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar

20 Mei 2021
2022 Sidrap Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Umum Daerah

2022 Sidrap Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Umum Daerah

7 Mei 2021

Bachtiar Adnan Kusuma

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–-Penggerak Literasi Sulsel yang juga pembelajar parenting, Bachtiar Adnan Kusuma mengimbau para dokter yang setiap hari bertugas memeriksa pasien, bukan hanya memberi resep obat kepada pasien untuk menyembuhkan penyakit yang diderita, melainkan juga perlu memberi resep agar setiap pasien  membacakan buku kepada anak-anaknya.

Menurut penggagas perpustakaan Lorong Kota Makassar ini, setiap membacakan buku kepada anak secara teratur adalah sarana yang sangat efektif untuk membangun ikatan dan komunikasi dengan anak. Selain itu, kata Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, dengan membacakan buku rutin kepada anak akan terjadi tiga hal yang sangat penting secara simultan dan tulus, yakni hubungan yang menyenangkan terjadi antara buku dan anak, orang tua dan anak sama-sama belajar sesuatu dari buku yang dibaca para orang tua di rumah.

“Selain itu, orang tua yang membacakan buku pada anak-anaknya akan mengeluarkan berbagai bunyi dan suku kata yang merupakan kata-kata ke dalam telinga anak. Ketiga hal ini berpadu memberikan pengalaman yang sangat signifikan bagi proses memberikan pengalaman terutama dalam berbahasa,” katanya dalam Roadshow Pembudayaan Gemar Membaca yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sulsel, Senin, 14 Oktober 2019.

Bachtiar Adnan Kusuma juga meminta agar setiap rumah menyediakan ruang baca dan buku-buku.

“Menyebarkan virus budaya membaca dari rumah, kuncinya adalah teladan, figur dan contoh ibu dan bapak yang suka membaca buku. Kita butuh figur orang tua yang hobi baca buku agar berdiri rumah tangga yang kukuh dalam menggelorakan budaya baca di setiap rumah tangga,” kata Tenaga Ahli Komisi E DPRD Provinsi Sulsel ini. .

Selain perlunya gerakan membaca buku minimal 25 menit setiap hari di rumah tangga, pada jam-jam tertentu di seluruh sekolah sebaiknya ada waktu ataupun hari khusus hanya membaca buku dan menulis di seluruh sekolah yang ada.

“Gerakan membaca dan menulis 25 menit setiap sekolah haruslah bermula dari contoh dan teladan yang baik dari setiap guru dan para kepala sekolah.

“Gerakan membaca dan menulis harus tumbuh sebagai gerakan moral, gerakan budaya dan gerakan hati nurani yang tidak bisa berhenti dalam satu detik pun,” tegasnya.

Roadshow Pembudayaan Gemar Membaca yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sulsel, dengan tema Menggugat Budaya Membaca dari Keluarga juga menghadirkan seniman senior Sulsel M. Anis Kaba, Mappasomba dengan moderator Reski Amalia Syafiin. Komunitas anak-anak Perpustakaan Lorong Parangtambung tampil menghibur peserta dengan mempersembahkan lagu ayo membaca dilanjutkan puisi dan lagu Dea Ambarwati Kusuma feat Abd.Basit( Cucut) di talkshow yang dihadiri ratusan peserta dari Majelis Taklim Anny Mujahidah Parangtambung, Siswa-Siswi SMA kota Makassar, Mahasiswa Fakultas Bahasa UMI, para ketua LPM Kota Makassar, Penggerak Literasi, dan pustakawan. (rls/dmh)

Terkait: Bachtiar Adnan Kusuma

BeritaTerkait

340 Guru Ikuti Gerakan Menulis Athirah, Hadirkan Tokoh Literasi Sulsel

340 Guru Ikuti Gerakan Menulis Athirah, Hadirkan Tokoh Literasi Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Agustus 2021

...

Sekolah Islam Terpadu Paccerakkang  Berbasis Literasi Lorong

Sekolah Islam Terpadu Paccerakkang Berbasis Literasi Lorong

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 November 2019

...

Forum Komunikasi Pengelola Perpustakaan Lorong dan Desa Sulsel Bakal Terbentuk

Forum Komunikasi Pengelola Perpustakaan Lorong dan Desa Sulsel Bakal Terbentuk

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 November 2019

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi