• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 28 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Enggan Beratkan Orang Lain, Pria Ini Gali Liang Lahat Sendiri untuk Kuburannya

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
10 Februari 2019
di Sulselbar
Lasikkiri

Lasikkiri (duduk pakai songkok hitam) berbincang bersama warga di tempat pemakaman umum.

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Seorang tokoh agama di Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan nekat menggali liang lahatnya sendiri, meski dirinya masih hidup. Rencananya, liang lahat itu untuk tempatnya dikebumikan ketika kelak meninggal dunia.

Liang lahat yang sudah dipasangi keramik sedalam dua meter itu, juga menjadi tempatnya bermalam setiap hari.

Lasikkiri, nama pria tersebut. Ia mengaku membutuhkan waktu 4 hari untuk menggali liang lahat dan memasangi keramik. “Semua saya kerjakan sendiri,” kata Lasikkiri saat ditemui ditempat pemakaman umum, Ahad 10 Februari 2019.

Lasikkiri mengaku telah mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk menggali dan membelikan keramik serta atap untuk bakal kuburannya kelak.

lasikkiri
Lasikkiri duduk di tempat pemakaman yang dibuatnya sendiri.

Dia mengaku melakukan hal itu agar tidak memberatkan orang lain saat dirinya meninggal dunia. “Saya tidak ingin membebani orang lain,” kata pria yang mengaku berusia hampir 100 tahun ini.

Berita Terkait

Tak Mengira Bunga dari Kuburan Itu Bunga Bangkai, Kini Tumbuh Subur di Pekarangan Warga Pinrang Ini

Apalagi, kata dia, anak angkat yang telah dididik dan dibesarkan serta dinikahkan dengan wanita pujaannya meninggalkan dirinya begitu saja. “Saya tidak tahu apa kesalahan saya kemudian diperlakukan seperti itu,” ujarnya sedih.

Padahal lanjut dia, setiap anak angkatnya dibuatkan rumah dan dibelikan mobil agar hidup bahagia bersama keluarganya. “Saat sudah bahagia saya ditinggal,” ungkap Lasikkiri.

Lasikkiri mengaku telah menikah enam kali namun hingga kini belum dikarunia anak.

Warga Mattiro Sompe, Makkulau mengaku kehidupan sehari-hari Lasikkiri sama dengan warga lain. “Meski tua, tapi tidak pikun apalagi mengalami gangguan jiwa,” terang Makkulau. Bahkan, kata dia, mantan Pegawai Syara itu beraktifitas seperti orang lain.

Namun bagi Asri warga Kecamatan Mattiro Sompe lainnya mengaku heran dengan perbuatan Lasikkiri. Pasalnya, sudah menggali liang lahat untuk dirinya sementara masih hidup. “Biasanya, nanti liang lahat digali kalau sudah meninggal,” ucap Asri. (srd/alf)

Terkait: KuburanLiang Lahat

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan