PAREPARE, PIJARNEWS.COM-Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ujung menggelar Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Wasilah.
Kegiatan dihadiri Dekan FAKSHI, Kepala KUA Kecamatan Ujung, tim penyuluh, penghulu, fasilitator Duta Remaja KUA, serta puluhan mahasiswa dari FAKSHI dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi turut hadir. Dari akademisi, materi disampaikan Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag dan Dr. Hj. Saidah, MHI terkait konsep pernikahan dalam perspektif hukum Islam. Sementara dari praktisi, tim penyuluh dan penghulu KUA Ujung membagikan pengalaman lapangan dalam bimbingan perkawinan.
Dekan FAKSHI mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai BRUN penting, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), karena berkaitan langsung dengan bidang keilmuan mereka.
“Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya teori dan praktik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga memberi wawasan tambahan bagi mahasiswa FEBI yang selama ini tidak banyak mendapatkan materi terkait hukum pernikahan dalam Islam.
Dalam sesi materi, dibahas sejumlah aspek penting sebelum menikah, mulai dari kesiapan mental, sosial, hingga spiritual. Narasumber juga memaparkan ketentuan hukum pernikahan di Indonesia, termasuk isu pernikahan beda agama.
Dijelaskan, pernikahan beda agama bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Selain itu, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengharamkan praktik tersebut.
Hal ini turut diperkuat dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023 yang menegaskan pengadilan tidak dapat mengesahkan pernikahan beda agama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman komprehensif terkait kesiapan berumah tangga serta aturan hukum pernikahan dalam Islam dan sistem hukum di Indonesia.
FAKSHI dan KUA Kecamatan Ujung juga berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukatif lainnya.

















