• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Feature

FICER: Melongok Masjid Al-Ikhlas, Terabaikan dan Kurang Terawat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 November 2020
di Feature

 

PINRANG, PIJARNEWS.COM--Al Ikhlas, masjid yang berdiri pada tahun 1975 di Suka, Desa Rajang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Masjid tersebut kurang terawat, dan hampir diabaikan oleh masyarakat setempat.

Rumah ibadah tersebut sekilas mirip musala. Selain ukurannya yang terbilang kecil untuk dikatakan masjid, Al Ikhlas juga sudah menjadi bangunan yang rapuh akibat tergerus waktu dan usia. Atap, dinding, dan lantai di masjid tersebut hampir tidak layak lagi.

Atap yang terbuat dari semen yang dibekukan, menjadi salah satu ketakutan warga untuk beraktivitas di sana. Warga takut sewaktu-waktu akan runtuh. Dinding tembok dihiasi jamur, dan lantai keramik sudah banyak yang lepas, serta tempat wudu pun kurang memadai. Sekilas, terlihat tidak lebih baik dari musala.

BeritaTerkait

5 Tahun Berkeliling Perumahan hingga Sekolah, Kisah Saiful Jualan Roti Keliling di Pinrang

5 Tahun Berkeliling Perumahan hingga Sekolah, Kisah Saiful Jualan Roti Keliling di Pinrang

5 Oktober 2026

KFM Motret On The Spot Momen Sakral di Desa Matajang

19 Oktober 2024
Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan  Alam yang Memanjakan Mata

Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan Alam yang Memanjakan Mata

22 Juni 2024

KBP Pamerkan Ragam Tanaman Bonsai dan Batu Hias dari Jepang di Soreang

27 Mei 2024

Masjid yang berdiri atas inisiatif warga tersebut hampir setiap hari sepi. Terkadang, hanya ketika hari Jumat saja yang ramai, dan jika ada mahasiswa yang melakukan pengabdian masyarakat di sana, seperti sekarang.

Firman, muazin masjid Al Ikhlas mengatakan sekarang musim tanam warga lebih mengutamakan pekerjaan dan memiilih salat di rumah.

“Nggak setiap hari sedikit, biasa juga banyak, contoh kalau hari Jumat memang agak ramai, dua shaf. Kalau salat lima waktu mungkin belum diutamakan. Sekarang kan musim tanam, jadi warga capek jadi nggak sempat. Mereka lebih mengutamakan pekerjaan, dan mungkin salat di rumah saja,” ujar pria yang lebih akrab disapa Paci ini pada Selasa (17/11/2020).

Di masjid, lanjut Firman hampir setiap hari sendiri salat, dan sekarang ramai karena ada anak-anak yang mengaji dan belajar di sana berkat mahasiswa KPM-DR IAIN Parepare.

Kegiatan ibadah di masjid tersebut diperkirakan tahun depan akan dialihkan ke masjid baru yang masih dalam tahap pembangunan. Namun, lagi dan lagi pembangunan masjid tersebut harus terhenti karena terhambat dana yang tidak mencukupi. Dan pembangunan dihimpun dari warga. Terkadang, ada dermawan yang bermurah hati dengan meletakkan beberapa sak semen di lokasi pembangunan masjid tersebut.

Warga bukan tak berusaha untuk mengajukan proposal dana pembangunan ke pemerintah setempat. Mereka sudah pernah mengajukan proposal pada tahun 2019 lalu. Namun, tanggapan yang diperolah warga saat mengecek tindak lanjut dari proposal tersebut hanyalah kata “tunggu” yang tidak tahu kapan akan terwujud.

“Pembangunan di masjid yang baru terhenti karena dana yang kurang, sudah ajukan proposal dan sudah ada tanggapan, cuma bilang tunggu dan itu tidak tahu sampai kapan,” beber muazin masjid Al Ikhlas.

Pembangunan masjid tersebut harus dicicil sesuai dana yang ada per hari itu, dan pengerjaannya pun menunggu warga tidak sibuk di kebun.

Firman berharap agar masjid tersebut bisa semakin ramai, apalagi setelah kegiatan ibadah dialihkan ke masjid baru.

“Mudah mudahan tahun depan semakin ramai, jangan kayak di masjid situ, itu itu saja pegawai salatnya. Satu, satu, kalau dua orang, dua orang saja. Kita juga pegawai salat malas kalau ke situ cuma itu itu terus. Kalau bukan saya, ya itu kalau sampai di sana sendiri, ya sendiri saja,” tutupnya sambil tersenyum maklum. (*)

Penulis: Sunarti Mansyur
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Masjid

Berita Terkait

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Tohir Muhammad
18 Maret 2026

...

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Tohir Muhammad
7 Maret 2026

...

Damkar Parepare Kerahkan Dua Unit Mobil ke Masjid Al-Irsyad

Editor: Tohir Muhammad
16 Februari 2026

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompetisi SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare, Puluhan Siswa Lolos Semifinal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama SEKSOS.COM 2026 SMA Negeri 5 Parepare, Ratusan Peserta dari Sulsel-Sulbar Ikuti Registrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi