• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Ficer : “Tak Bermasker, Pengelola Swalayan Ini Larang Pengunjung Berbelanja, Saya Terpaksa …”

Editor: Tim Redaksi
7 Desember 2020
di COVID-19, Sulselbar
Toko Swalayan Sejahtera

Suasana pengelola Toko Swalayan Sejahtera Kota Parepare saat menyiapkan kursi di luar toko. Ini dilakukan jika pengunjung ramai hendak masuk ke toko. Sehingga tidak berdesakan di dalam toko agar terhindari penularan Covid-19. Foto ini dipotret pada Mei 2020 lalu. –Foto dari akun Abd.Salam di Group Fb ACP--

Toko Swalayan Sejahtera
Suasana pengelola Toko Swalayan Sejahtera Kota Parepare saat menyiapkan kursi di luar toko. Ini dilakukan jika pengunjung ramai hendak masuk ke toko sehingga tidak berdesakan, agar terhindari dari penularan Covid-19. Foto dipotret pada Mei 2020 lalu. –Foto dari akun Abd.Salam di Group Fb ACP–

Jika pengunjungnya ramai, sambung Rahman, pengelola membatasi pengunjung agar menjaga jarak. “Kami bisanya menyediakan puluhan kursi di depan toko untuk ditempati pengunjung yang antre,” kata Rahman.  

Salah seorang pengunjung, Rahmah Emma (45) mengaku senang berbelanja di Toko dan Swalayan Sejahtera. Selain lokasinya dekat dari rumah, lanjut Emma,  pengelola toko dan  swalayan Sejahtera konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Seluruh pengunjung yang akan masuk ke toko harus menjalani pengecekan suhu, mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer dan harus menjaga jarak,” kata warga Labukkang ini kepada PIJARNEWS.COM, Sabtu (5/12/2020).

Salah seorang pengunjung lainnya, Furqon Taufiqi (9) mengaku pernah ditolak masuk ke swalayan untuk berbelanja lantaran lupa memakai masker. “Saya terpaksa pulang ke rumah ambil masker sebelum masuk berbelanja ke swalayan,” ujar siswa Kelas 3 SD Islam Terpadu Andalusia, Kota Parepare.  

BeritaTerkait

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026
PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

15 Juni 2026
Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

31 Mei 2026

Camat Ujung yang juga Tim Satgas Covid-19 Ujung, Ulfa Lanto memuji sikap manajemen Toko Swalayan Sejahtera Parepare yang sejak awal Pandemi menerapkan protokol kesehatan. “Sebelum ada perwali, pengelola sudah menerapkan secara ketat protokol kesehatan bagi pengunjung. Selain Toko Sejahtera, kami juga memantau KFC dan Planet Surf sudah konsisten menerapkan prokes,” kata Ulfa kepada PIJARNEWS.COM, Senin (7/12/2020).

Akhir November 2020 lalu, Tim Satgas Covid-19 Kota Parepare menindak tegas satu pengelola pusat jajanan di Kota Parepare. Tim Satgas menyegel lantaran pengelola abai terhadap protokol kesehatan seperti pengunjung tidak menjaga jarak. Sanksi tersebut diberlakukan hingga tiga hari.

Camat Ujung yang juga Satgas Covid-19, Ulfa Lanto mengaku melakukan penyegelan lantaran pengelola pusat jajanan tersebut melanggar protokol kesehatan. “Sebelum disegel, tim beberapa kali menegur pengelola. Tapi karena masih ditemukan melanggar, maka tim satgas mengenakan denda Rp500 ribu. Tim kembali turun melakukan pemantauan, ternyata tidak mengatur jarak antara satu meja dengan meja lainnya. Karena itu, tim satgas terpaksa menyegel. Tapi kini sudah dibuka setelah tiga hari dibuka. Hasilnya, pengelola jajanan tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan yang bagus,” ujar Ulfa. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: MaskerSatgas CovidToko Swalayan Sejahtera

BeritaTerkait

Babinsa Kodim 1420 Sidrap Aktif bagikan Masker secara gratis kepada Masyarakat

Babinsa Kodim 1420 Sidrap Aktif bagikan Masker secara gratis kepada Masyarakat

Editor: Tim Redaksi
20 Desember 2021

...

Presiden Jokowi

Pandemi Belum Usai, Presiden Jokowi Ingatkan Tiga Faktor Pemicu Naiknya Kasus

Editor: Alfiansyah Anwar
28 Oktober 2021

...

Maulid Nabi Tingkat Kabupaten, Pembawa Hikmah Ungkap Makna Penggunaan Masker

Maulid Nabi Tingkat Kabupaten, Pembawa Hikmah Ungkap Makna Penggunaan Masker

Editor: Alfiansyah Anwar
28 Oktober 2021

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi