• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Agustus 2026
di Sulselbar
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muslim Maros (Umma) menggelar pembuatan pakan ayam berbahan limbah ikan rucah dan limbah cangkang kepiting di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros pada Ahad (16/8/2026)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muslim Maros (Umma) menggelar pembuatan pakan ayam berbahan limbah ikan rucah dan limbah cangkang kepiting di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros pada Ahad (16/8/2026)

MAROS, PIJARNEWS.COM–Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muslim Maros (Umma) menggelar pembuatan pakan ayam berbahan limbah ikan rucah dan limbah cangkang kepiting di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros pada Ahad (16/8/2026).
Dr. Anie Asriany, tim PKM Unhas mengatakan bahwa limbah ikan rucah dan cangkang kepiting banyak ditemui di Desa Ampekale sebagai hasil samping dari kegiatan masyarakat Desa Ampekale yang sebagian besar bergerak di sektor perikanan.

Limbah ikan rucah dan limbah cangkang kepiting selama ini hanya di buang oleh masyarakat dan tidak dimanfaatkan sama sekali sehingga hanya mencemari lingkungan.
Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) program BIMA Diktisaintek tim PKM Unhas dan Umma Maros mengajarkan masyarakat bagaimana mengolah limbah tersebut agar menjadi bermanfaat dan mempunyai nilai jual.

Pada program ini ada 2 hal yang disasar oleh tim PKM Unhas dan Umma yang beranggotakan Anie Asriany, Andi Muhammad Anshar dan Ummul Chair yaitu pertama bagaimana memproduksi pakan ternak dari limbah ikan rucah dan cangkang kepiting dan ke 2 adalah bagaimana membuat manajemen keuangan yang baik bagi masyarakat yang memproduksi pakan ternak dari kedua limbah tersebut.

Pada kegiatan PKM ini masyarakat diajarkan beberapa hal yaitu bagaimana membuat tepung cangkang dan tepung ikan rucah, bagaimana membuat pakan ayam dari kedua limbah tersebut dan bagaimana membuat manajemen keuangan untuk usaha pakan ternak ini.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026

Ummul Chair sebagai dosen Manajemen dari Universitas Muslim Maros (Umma) Maros mengatakan melalui pembuatan manajemen yang baik maka arus kas penjualan produk dapat kita kelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Diakhir kegiatan ini masyarakat telah mampu menghasilkan sekitar 200 kg pakan ayam yang langsung diberikan kepada ternak ayam mereka dan juga satu buah buku keuangan penjualan pakan yang nantinya akan digunakan untuk mencatat semua transaksi jual beli pakan ayam yang dihasilkan.

“Alhamdulillah melalui kegiatan ini, kami mampu membuat pakan ayam dengan baik dan benar menggunakan limbah ikan rucah dan cangkang kepiting,” ungkap Herman yang merupakan masyarakat Desa Ampekale yang mengikuti kegiatan pembuatan pakan yang dilaksanakan oleh tim PKM Unhas dan Umma.

Anie Asriany diakhir wawancara juga mengatakan bahwa melalui kegiatan PKM Bima Diktisaintek yang di danai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Ampekale, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros sehingga diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut. (adv)

Terkait: Universitas HasanuddinUniversitas Muslim Maros

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi