• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Hebat, Soppeng Miliki Alat PCR Covid-19 Asal Jerman

Editor: Alfiansyah Anwar
23 April 2020
di COVID-19, Sulselbar
0
covid

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah melihat peralatan di Laboratorium Kesehatan Daerah di Soppeng.

0
BAGI
22
PEMBACA

SOPPENG, PIJARNEWS.COM — Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Soppeng yang berlokasi di Eks RS Ajappangeng kini dilengkapi fasilitas yang sangat memadai. Fasilitas tersebut berupa alat Polymerase Chain Reaction (PCR). 

Hal ini dikatakan Bupati Soppeng H A Kaswadi Razak saat menerima kunjungan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Media Center Tim Gugus Covid-19, Kabupaten Soppeng, 22 April 2020.

Alat PCR yang ada di Labkesda tersebut, kata Kaswadi, dipesan langsung dari Jerman. “Kabupaten Soppeng yang pertama memiliki alat PCR ini untuk tingkat kabupaten/kota di Sulsel,” kata Kaswadi. 

Alat PCR kegunaannya untuk menggandakan rantai DNA, sehingga bisa diperoleh rantai DNA yang bisa dicocokkan dengan target, dalam hal ini Covid-19. Sehingga tidak butuhkan waktu lama bisa mengetahui hasilnya, apakah positif atau negatif sampelnya.

BeritaTerkait

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026
PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

15 Juni 2026
Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

31 Mei 2026

Selain itu juga dijelaskan, alat ini bukan hanya untuk mengecek virus Covid-19, tapi juga bisa dipakai untuk mengecek virus lain.

“Alat PCR yang kami miliki tentu Insya Allah bisa membantu daerah tetangga untuk hasil labnya. Kalo orangnya mohon maaf, kami belum bisa menerima,” kata Kaswadi.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam arahannya memberi apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Soppeng. Karena saat ini sudah memiliki laboratorium yang dilengkapi dengan PCR.

“Ini luar biasa, kami saja kapasitasnya di Makassar hanya 60 dalam satu hari. Kali ini bisa seribu. Saya bisa kirim sample untuk kita uji coba supaya lebih cepat,” kata Nurdin Abdullah.

Provinsi Sulsel, lanjut Nurdin, bisa tertolong karena inovasi pemerintah daerah. Keinginan pimpinan daerah untuk memproteksi warganya sangat luar biasa.

“Kita bisa lihat sampai saat ini Soppeng masih terjaga dengan baik,” ujar Nurdin. 

Gubernur Sulsel dalam lawatannya ke Kabupaten Soppeng untuk melihat situasi terkait masalah Covid-19, yang hingga saat ini belum berakhir.

Dikutip dari tirto.id, metode PCR sering disebut dengan swab test yang menggunakan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah sebagai bahan pemeriksaan. Tes ini dilakukan petugas kesehatan dengan menyeka bagian belakang tenggorokan. Dari segi waktu pemeriksaan, hasil pemeriksaan dengan rapid test hanya membutuhkan waktu 10 menit hingga 2 jam melansir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sementara itu, CDC menyebutkan pemeriksaan dengan metode PCR paling cepat membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Metode PCR tersebut diklaim memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap virus Covid-19. Pada metode PCR, ketika sampel cairan dari saluran pernapasan bawah tiba di lab, para peneliti mengesktrak asam nukleat di dalamnya. Asam nukleat tersebut mengandung genom virus yang dapat menentukan adanya infeksi atau tidak dalam tubuh.

Usai melakukan peresmian Labkesda, Gubernur Sulsel kemudian menyerahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang diterima langsung Bupati Soppeng, Kaswadi Razak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Soppeng, para anggota Muspida, Ketua Pengadilan Negeri Soppeng, Ketua Pengadilan Agama Soppeng, Sekkab Soppeng serta para pimpinan SKPD.(*) 

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Covid-19PCRSoppeng
Alfiansyah Anwar

Alfiansyah Anwar

BeritaTerkait

Lestarikan Budaya, Tim dosen UMS Rappang Latih Tari Tradisi dan Kreasi Sanggar Seni Aiyra di Soppeng

Editor: Tim Redaksi
28 Oktober 2025
0

...

Imigrasi Parepare Gelar Rapat Timpora di Soppeng, Perkuat Pengawasan Orang Asing

Editor: Muhammad Tohir
11 Juli 2025
0

...

Bone Diguncang Gempa M 4,1, Dirasakan hingga Soppeng

Editor: Muhammad Tohir
8 Februari 2025
0

...

Selanjutnya
Pikom IMM Fisip Unismuh Makassar Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Pikom IMM Fisip Unismuh Makassar Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi