• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Esai

Ibuku Pahlawanku

Editor: Abdillah MS
3 Juli 2018
di Esai, Sulselbar

Penulis: Abdillah.Ms

PIJARNEWS.COM, ESAI — Ketika mendengar kata ibu, apa yang ada dibenak anda? Pertanyaan tersebut tiba-tiba berbisik dalam qalbu, ketika melihat kiriman foto seorang korban KM. Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Selasa (3/7/2018) pukul 14.30 WITA, yang menunjukkan seorang ibu yang turut menjadi penumpang kapal nahas itu, tengah berupaya menyelamatkan anaknya dengan cara mendekapnya dengan menggunakan jaket pelampung.

Dalam foto itu menggambarkan ibu adalah sosok perempuan yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayang yang tulus, dan jika anda ditanya dalam ujian nanti, siapa yang anda anggap sebagai sosok seorang pahlawan? Sudah semestinya kita harus menjawab “Ibu”. Adakah diantara kita yang telah mengangkat ibu sebagai sosok seorang pahlawan dimuka bumi ini? Sebab, sepertinya kita terkadang lupa bahwa ibulah yang pantas kita puja sebagai sosok pahlawan. Makanya, terasa tepat jika ini menjadi bahan renungan buat kita semua.

Bagi saya, ibu itu meggambarkan suatu kasih sayang yang tulus, jika saya ingat tentang ibu, terbayang sosok perempuan tua yang duduk bersimpuh dan mengangkat kedua tangannya dihadapan Ilahi. Seraya melantunkan bait-bait doa, dan sesekali meneyebut namaku. Dialah ….. “Ibu”…. !!!! Setiap saat ibu mendoakan saya, waktu dan usianya seakan hanya ia habiskan untuk saya sebagai anaknya, walau dengan pengorbanan dan perjuangan yang tulus. Oleh karena itu, makna kelembutan, kasih sayang, akan senantiasa tidak lepas dari arti kehadiran seorang ibu.

BeritaTerkait

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026

Jika kita meneyepelehkan inti dari kelembuatan dan kasih sayang yang tulus dari sosok perempuan yang bernama ibu, sepertinya kita telah menafikan keberadaan kita sebagai seoarang manusia dimuka bumi ini. Karena dari hal inilah kita dapat membedakan antara kaum lelaki dan perempuan. Ibulah yang telah mengandung kita dalam rahimnya selama kurang lebih sembilan bulan lamanya. Ibu telah mengalirkan dirinya yang suci dalam aliran-aliran darah kita. Kelembutan cinta ibulah yang menjadi bagian terpenting dari asal muasal kita dimuka bumi ini.

Banyak diantara kita mungkin masih memaknai secara simbolik, sosok seorang perempuan itu identik sebagai kaum yang lemah, atau dengan kata lain hanya laki-laki sajalah sosok manuasia yang perkasa. Pandangan seperti ini tidaklah selamanya benar, karena bagi saya, karakter yang dimiliki oleh kaum lelaki ada pula pada diri seorang perempuan. Hanya saja faktor bilogis yang menjadi pembeda antara kaum lelaki dan perempuan.

“Ribuan kilo jalan yang kau tempuh lewati rintangan demi aku anakmu. Ibuku sayang masih terus berjalan walau tapak kaki penuh darah penuh nanah.Seperti udara, kasih yang engakau berikan, tak mampu kumembalas ibu”. Penggalan lagu ini menjelaskan bahwa betapa besar pengorbanan sosok seorang ibu.

Terkadang dengan segala kemampuan yang ibu miliki dikerahkan demi kita anak-anaknya.

Terkait: KM Lestari MajuSelayar

Berita Terkait

Turut Serta Tanam 5.000 Bibit Kelapa, Kakanim Parepare: Sebagai Warisan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Turut Serta Tanam 5.000 Bibit Kelapa, Kakanim Parepare: Sebagai Warisan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Editor: Tohir Muhammad
11 September 2025

...

Prof Zudan Anggarkan Rp4,2 M untuk Pembangunan Masjid Agung Selayar

Prof Zudan Anggarkan Rp4,2 M untuk Pembangunan Masjid Agung Selayar

Editor: Tim Redaksi
15 September 2024

...

Pemprov Sulsel Pastikan Jalan Poros Sidrap-Soppeng Segera Diaspal

Buka Akses Terisolir, Pemprov Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Selayar

Editor: Tohir Muhammad
25 Juli 2023

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi