• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 20 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ini Kata Penjaga Wisma, Soal Orang Tua yang Sekap dan Siksa Anaknya

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Februari 2025
di Kriminal, Sulselbar
Polisi mengunjungi dua korban KDRT dari orang tua sendiri, IS dan SF di RS Bhayangkara

Polisi mengunjungi dua korban KDRT dari orang tua sendiri, IS dan SF di RS Bhayangkara

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM--Makassar kembali diguncang kasus kekerasan terhadap anak yang mengundang keprihatinan. Dua bocah bersaudara, IS (8) dan SF (9), diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di sebuah wisma di Jalan Flores, Kecamatan Wajo.

Pelakunya tak lain adalah ayah kandung mereka, AY (37), serta ibu tiri mereka, NI (28), dibantu oleh dua kakak korban. Dari hasil penyelidikan polisi, kejadian ini terungkap setelah adanya laporan warga yang mencurigai kondisi kedua anak tersebut. Saat ditemukan, mereka berada dalam kondisi mengenaskan—dirantai di dalam kamar mandi dengan luka bakar dan tanda-tanda kekurangan gizi.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, menyebut bahwa penyekapan ini diduga sudah berlangsung selama beberapa hari.

“Saat tim tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terikat di dalam kamar mandi. Luka-luka di tubuhnya menunjukkan adanya tindak kekerasan yang cukup serius,” ujarnya dikutip dari HeraldSulsel.id, Selasa (11/2/2025).

Dari keterangan penjaga wisma, Akbar, pasangan AY dan NI dikenal tertutup selama tinggal di tempat tersebut. Sang ayah bekerja sebagai juru masak di sebuah rumah sakit ternama di Makassar, sementara ibu tiri korban mengurus ketujuh anak mereka di dua kamar yang disewa di lantai tiga wisma tersebut.

Berita Terkait

2021-2022 Kasus Perceraian di Parepare Didominasi Cerai Gugat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Temui Kapolres, PMII Parepare Sampaikan Sejumlah Kasus

Jaksa Pinrang Sukses Damaikan Kasus KDRT

Ibu di Parepare ini Tega Aniaya Putrinya dengan Balok Sambil Direkam

“Pelaku belum genap sebulan tinggal di sini. Ayahnya bekerja di Stella Maris sebagai koki dan setiap hari berangkat pagi-pagi buta. Sedangkan ibunya jarang terlihat keluar kamar,” kata Akbar.

Ia juga mengungkapkan bahwa anak-anak mereka hampir tidak pernah terlihat bermain di luar kamar.

“Mereka jarang keluar. Satu anak bekerja, tapi yang lain sepertinya tidak sekolah,” tambahnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menyiksa korban, termasuk teko pemanas air yang dipakai untuk menyiram tubuh mereka, keranjang rusak yang digunakan untuk memukul, serta rantai dan gembok yang dipakai untuk menyekap mereka di kamar mandi.

Polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu AY, NI, serta dua kakak korban.

Berdasarkan keterangan awal, mereka mengaku melakukan tindakan ini sebagai bentuk kedisiplinan terhadap anak-anak.

“Mereka beralasan anak-anak nakal, sehingga harus dihukum dengan cara disekap dan dipukul. Tapi ini jelas sudah melewati batas, masuk kategori penganiayaan berat,” kata AKBP Restu Wijayanto.

Kondisi kedua bocah tersebut cukup memprihatinkan ketika dibawa ke RS Bhayangkara. Mereka mengalami luka bakar, memar akibat benda tumpul, serta tanda-tanda malnutrisi.

“Saat pertama kali tiba di rumah sakit, kondisi mereka kritis akibat kurang gizi. Untungnya, sekarang sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan intensif,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya kekerasan lain yang dialami anak-anak dalam keluarga tersebut.

Sementara itu, IS dan SF masih menjalani perawatan medis guna memastikan mereka benar-benar pulih dari luka fisik maupun trauma psikologis. (*)

Sumber: HeraldSulsel.id

Terkait: KDRT

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan