• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 17 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

IRT di Parepare Jadi Korban Penganiayaan, Sudah Lapor Polisi Tapi Pelaku Masih Berkeliaran

Mulyadi Ma'ruf Editor: Mulyadi Ma'ruf
18 April 2022
di Ajatappareng, Hukum, Kriminal
Ilustrasi Kekerasan Terhadap Perempuan (Sumber : beritasatu.com)

Ilustrasi Kekerasan Terhadap Perempuan (Sumber : beritasatu.com)

*Kasat Reskirm Polres Parepare : Kasusnya Sudah Naik Penyidikan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Seorang Ibu Rumah Tangga berinisial M, mengaku jadi korban penganiayaan. Kejadiannya pada (22/02) lalu, di Jalan Lahamide, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Dari pengakuan M, ia dianiaya oleh pelaku berinisial ‘D’ alias ‘P’. Saat itu M bersama suaminya tengah berboncengan menuju rumah orang tuanya.

Tetiba, ia dihadang oleh pelaku. Sempat terjadi cekcok di jalanan. Sampai akhirnya si D melayangkan tinju ke wajah M. M pun jatuh tersungkur. Bibir atas dan bawahnya pun robek akibat pukulan D.

Kejamnya lagi, saat M masih terbaring di tanah, D sempat mengeluarkan parang dan mengancam akan menebas M. Beruntung, aksi itu dihentikan oleh suami M. Dan langsung membawa M lari dari lokasi kejadian menuju rumah orang tuanya yang tak jauh dari TKP.

Berita Terkait

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Bersama Forkopimda, Wali Kota Parepare Pantau Arus Mudik di Pelabuhan

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

“Saya tidak tau pak, kenapa dia (pelaku D) tiba-tiba menghadang dan memukul saya. Apalagi ancam mau tebas saya pake parang. Untung ada suamiku,” Beber M saat ditemui, Senin (18/04/2022).

Mendapat perlakuan itu, M pun pada hari itu juga langsung menuju Polres Parepare untuk melaporkan kejadian yang baru menimpanya. Bahkan, ia juga sudah melakukan visum. Hasilnya juga sudah diserahkan di Polres Parepare.

Yang menjadi keluhan M, sebab laporannya sejak tanggal 22 Februari lalu itu, terbilang lamban diproses. Buktinya, kata M, setelah melapor saat kejadian, nanti berselang beberapa hari baru ia dipanggil kembali untuk dimintai keterangan. Bahkan, sambung M, hingga saat ini, pelaku D masih bebas berkeliaran.

“Padahal sudah dilakukan gelar perkara. Ada suratnya dari polisi. Bahkan di surat itu kasus ini ditingkatkan ke tahap penyelidikan. Tapi yang pukul saya masih berkeliaran. Belum ditahan,” ujarnya.

“Harapan saya kasus ini cepat diproses. Pelaku bisa segera ditangkap. Karena saya khawatir dia masih bisa melukai saya kalau dia belum ditangkap,” harapnya.

Kasatreskrim Polres Parepare, AKP Hasdin
Kasatreskrim Polres Parepare, AKP Hasdin (Sumber : Tribun-Timur.com)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Hasdin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

“Prosesnya sudah naik ketahap penyidikan,” jelas Hasdin.

Ia juga menambahkan, kasus tersebut berkasnya sudah hampir rampung. Sebentar lagi, sambung dia, akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Ditanya status terduga pelaku, Hasdin mengatakan jika pelaku D sudah berstatus tersangka.

Soal pelaku D tidak ditahan, Hasdin mengatakan jika pihaknya punya penjelasan dan pertimbangan mengenai hal tersebut.

“Pelaku D ini, sebenarnya adalah saudara kandung dari korban M. Dia adiknya korban. Kami berupaya mencari jalan keluar terbaik untuk mereka, dengan cara mediasi. Karena mereka masih saudara kandung,” bebernya.

“Si D selama peroses penanganan juga sangat kooperatif. Bahkan dari awal penanganan sampai sekarang, si D wajib lapor ke Polres setiap hari Kamis. Dia tidak pernah absen. Selalu melapor,” tambahnya.

Meski begitu, Hasdin juga menyebut kasus tersebut tetap berjalan sesuai prosedur. Namun, tambah dia, upaya mediasi untuk mendamaikan tetap akan dilakukan. Mengingat, keduanya masih saudara kandung.

“Di Kejaksaan juga nanti, pasti akan ditanya lagi. Apakah mau damai atau lanjut. Tentu itu semua dilakukan karena pertimbangan mereka saudara kandung. Intinya kami berupaya mencarikan jalan terbaik untuk kasus saudara kandung ini” imbuhnya. (*)

Editor : Mulyadi Ma’ruf

Terkait: Kasar Reskrim Polres PareparePareparePenganiayaanPolres Parepare

TerkaitBerita

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan