• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Jaga Kelestarian Penyu, Lima Putra Pesisir Lepas 100 Tukik ke Pantai Lowita

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2023
di Ajatappareng
Pelepasan 100 tukik tersebut dilakukan oleh Komunitas 5 Putra Pesisir bersama Dompet Dhuafa Kota Parepare, Selasa (30/5/2023) sore

Pelepasan 100 tukik tersebut dilakukan oleh Komunitas 5 Putra Pesisir bersama Dompet Dhuafa Kota Parepare, Selasa (30/5/2023) sore

PINRANG, PIJARNEWS.COM –Sebanyak 100 tukik atau (anak penyu) kembali dilepasliarkan ke habitat aslinya di lepas pantai Lowita tepatnya di Kampung Kreasi, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelepasan 100 tukik tersebut dilakukan oleh Komunitas 5 Putra Pesisir bersama Dompet Dhuafa Kota Parepare, Selasa (30/5/2023) sore.

Puluhan masyarakat dan pencinta tukik, baik orang tua maupun anak-anak secara bersamaan melepas tukik ke habitat aslinya usai dilakukan penangkaran atau masa inkubasi selama 50-60 hari.

Anggota Humas Lima Putra Pesisir Renaldi mengatakan hari ini komunitas lima putra pesisir melepaskan sebanyak 100 tukik atau anak penyu jenis penyu lekang.

BeritaTerkait

Kisah Diana di Parepare, Keliling Bersama Cucu Kumpulkan Barang Bekas

Kisah Diana di Parepare, Keliling Bersama Cucu Kumpulkan Barang Bekas

6 November 2026
IPNU-IPPNU Parepare Cetak Kader Muda Lewat Makesta di MAN 2

IPNU-IPPNU Parepare Cetak Kader Muda Lewat Makesta di MAN 2

3 November 2026
Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

26 Oktober 2026
Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

23 Oktober 2026

Renaldi menuturkan, lama proses inkubasi telur penyu hingga dilepas hari ini memakan waktu 50-60 hari. “Setelah anak penyu menetas atau jadi secara dilepas kembali ke habitatnya untuk tetap lestari,” ujarnya.

“Jadi penyu yang kita retaskan (tangkarkan/inkubasi) disini adalah penyu yang naik bertelur ke pantai Lowita kerja sama dengan masyarakat jadi penyu yang ditemukan akan direlokasi ke sarang semi alami, sehingga kita bisa menjaga hingga penetasannya,” jelas Renaldi.

Dia pun berharap keterlibatan masyarakat dan stakeholder terkait untuk ikut melestarikan dan peduli akan kelestarian penyu saat ini karena sudah diambang kepunahan. “Jadi bantu kami untuk melakukan pelestarian-pelestarian penyu selanjutnya, untuk tetap menjaga ekosistem laut yang baik,” tandasnya.

Sementara itu Soraya perwakilan dompet dhuafa Parepare yang menjadi donatur dalam membantu lima putra pesisir melestarikan tukik mengatakan setiap tahunnya atau sekitar 3 tahun terakhir dompet dhuafa menemani lima putra pesisir untuk terhubung dengan adopter.

“Jadi melalui donasi sedekah bumi itu kita mengajak masyarakat untuk menjadi adopter dan menghubungkan ke masyarakat yang memang punya program untuk pelestarian lingkungan,” katanya.

Soraya sendiri menyebut bahwa penyu memiliki peranan penting dalam rantai makanan, untuk itu kata dia, masyarakat yang selama ini mempercayai mitos bahwa telur penyu punya banyak manfaat untuk kesehatan khususnya bagi laki-laki agar tidak mudah percaya terhadap mitos seperti itu karena belum ada bukti.

“Jadi kalau ada yang menemukan penyu bisa dihubungi teman-teman lima putra pesisir atau paling tidak mulai sekarang untuk tetap melestarikan keberadaan hawan yang dianggap hampir mengalami kepenuhan khususunya di Kabupaten Pinrang dan sekitarnya,” ucapnya. (*)

Reporter : Wahyuddin

Terkait: Dompet Dhuafa Parepare

Berita Terkait

Dompet Dhuafa Kenang Chairil Anwar Lewat Pembacaan Puisi

Dompet Dhuafa Kenang Chairil Anwar Lewat Pembacaan Puisi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 April 2024

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keberpihakan Negara Diuji dalam Sengketa Warga VS Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi