• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Kades Mattirotasi Ungkap Tidak Ada Pemecatan Staf dan Bantah Tuduhan Terkait Pileg

Editor: Tohir Muhammad
28 Februari 2024
di Peristiwa
Buntut Dugaan Pemecatan Staf, Puluhan Warga Unjuk Rasa di Kantor Desa Mattirotasi

SIDRAP, PIJARNEWS.COM–Puluhan warga Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Desa Mattirotasi, Rabu (28/2/2024).

Unjuk rasa tersebut terkait dugaan pemecatan staf desa dan kader Posyandu yang diduga karena beda pilihan pada pemilihan legislatif pada pemilu 2024 lalu.

Para pengunjuk rasa langsung ditemui Bahar Idris Kades Mattirotasi. Dikatakannya bahwa tidak ada pemecatan terhadap 5 staf desanya, dan sampai hari ini pihaknya juga tidak mengeluarkan surat pemecatan.

“Saya tidak melakukan pemecatan dan saya juga tidak menginstruksikan memecat, jadi soal pemecatan dimedia itu saya tepis,” ujarnya.

BeritaTerkait

Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

16 Juli 2026
Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

4 April 2026
Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

2 April 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

12 Maret 2026

Meski begitu diakuinya, memang dirinya pernah menawarkan diri kepada para staf tersebut untuk membuat surat pengunduran diri jika memang tidak sanggup bekerja seatap dengannya. Dan tidak ada ucapan pemecatan.

“Saya tidak ada niat memecat mereka, saya hanya memberikan ketegasan untuk merubah sikap untuk melaksanakan tugas pembangunan kedepan,” tegas Purnawirawan TNI tersebut.

Bahar juga menepis bahwa unjuk rasa tersebut ada kaitannya dengan Pileg, dia menduga para pengunjuk rasa hanya mengkambinghitamkan caleg, karena situasi dan kondisi awal berupa luka lama yang terbawa sampai saat ini.

“Luka lama sejak Pilkades, ini kubu-kubu sampai sekarang masih berjalan, itu yang saya rasakan sampai sekarang,” katanya.

Dan hal itu tidak ada hubungannya dengan Pemilu legislatif dan murni karena persoalan kinerja.

“Jadi masalah Pileg itu saya tepis, saya tidak ada hubungannya dengan isu Pileg yang berkembang di media,” ujarnya.

Jika ingin memecat, Bahar mengaku bisa saja melakukan setelah dirinya dilantik menjadi kepala desa dua tahun lalu, dan hal itu tidak dilakukannya.

“Dua tahun 3 bulan saya bina, saya sabar menghadapi mereka,” ucapnya.

Namun, Bahar juga menjelaskan telah melakukan musyawarah desa yang membahas isu tersebut, yang hasilnya akan tetap merangkul para staf tersebut dan akan melakukan penggantian jika para staf ada yang tidak kembali masuk bekerja.

“Jadi kami tidak sewenang-wenang, kami juga tau aturan, saya dikatakan otoriter, walaupun saya basic militer saya tidak satu katapun membentak mereka,” ucapnya.

Terpisah Camat Watang Pulu Hidayatullah Abbas saat dikonfirmasi apakah sudah ada surat rekomendasi dari desa dan diterima pemerintah kecamatan, Hidayat sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima.
“Belum,” singkatnya.

Sebelumnya Hidayat menegaskan kepada pengunjuk rasa bahwa pihaknya juga tak akan menandatangani pemecatan jika hal itu terkait politik.

“Kalau soal beda pilihan InsyaAllah saya tidak tanda tangan, tapi kalo soal ketidak disiplinan dan tidak bisa bekerjasama dengan pemerintah desa ya mohon maaf, saya bisa laksanakan, karena sesuai Permendes desa berhak memberhentikan dan mengangkat,” ucapnya.

Terkait: KadesMattirotasiPemiluSidrap

BeritaTerkait

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Editor: Tohir Muhammad
17 Juli 2026

...

Sidrap Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Bakal Libatkan LLDIKTI Wilayah IX

Sidrap Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Bakal Libatkan LLDIKTI Wilayah IX

Editor: Tohir Muhammad
15 Juli 2026

...

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 Resmi Dibuka, 72 Ribu Guru Se-Sulsel Berbondong-bondong ke Sidrap

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 Resmi Dibuka, 72 Ribu Guru Se-Sulsel Berbondong-bondong ke Sidrap

Editor: Tohir Muhammad
2 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi