• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 23 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kelompok Konservasi Madani Lepas Ratusan Penyu di Pantai Lowita

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Juni 2020
di Ajatappareng

 

PINRANG, PIJARNEWS. COM–Pantai Lowita, salah satu kawasan destinasi pantai di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan bisa jadi rujukan wisata.

Pantai Lowita diambil dari singkatan dari tiga nama desa di Kecamatan Suppa, yaitu Desa Lotang Salo, Desa Wiringtasi dan Desa Tasiwalie.

Pantai Lowita memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya itu, di sana, pengunjung juga bisa menyaksikan dari dekat bagaimana tukik, sebutan bagi anak penyu dilepas ke laut.

Aktivitas pelestarian penyu jenis Lekang ini dikerjakan secara mandiri oleh kelompok pemuda setempat yang tergabung dalam Kelompok Konservasi Madani.

Berita Terkait

Puskesmas Mattirobulu Launching Website Terkait Informasi dan Layanan Kesehatan

BPBD Pinrang Sosialisasi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem Terjadi Bulan Ini

Warga Resah Terhadap Sarang Lebah, Damkar Pinrang Turun Tangan

Seekor Kera Sempat Membuat Panik Pemilik Rumah, Damkar Pinrang Evakuasi

Hal ini terlihat Minggu sore (26/6/2020) bertempat di area wisata Kampung Kreasi Pantai Lowita, Desa Wiringtasi, Kelompok Konservasi Madani kembali melepas ratusan tukik ke laut lepas.

Pelepasan tukik ini mendapat perhatian dan respons positif dari sejumlah warga dan nelayan setempat.

Ketua Kelompok Konservasi Madani, Andi Zulfikar mengungkapkan, ini salah upaya untuk tetap menjaga dan melestarikan penyu dari kepunahan.

“Memang perlu ada yang menginisiasi, jangan sampai 10-30 tahun ke depan kita tidak pernah mendapatkan penyu bertelur di pantai ini,” ungkapnya.

Sejak berdiri 2018, kelompok pemuda ini mengupayakan penyelamatan telur penyu, mengumpulkannya dari tangan warga, menetaskannya, dan melepaskan tukik kembali ke laut.

“Kelompok ini terbentuk dari kegelisahan beberapa pemuda yang merasa miris atas perburuan penyu dan telurnya oleh warga setempat. Kita sudah berupaya membangun kesadaran di antara warga untuk mau menjaga kelestarian penyu,” bebernya.

Lanjut dia, dari tujuh jenis penyu di dunia, enam jenis di antaranya ada di Indonesia. Di Pantai Lowita sendiri terdapat dua jenis penyu yaitu Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) dan Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea).

“Jenis penyu lekang inilah yang kita lepas tadi. Jenis penyu ini sering ditemukan oleh nelayan di sepanjang pesisir Pantai Lowita pada musim bertelur. Namun, untuk jenis penyu sisik sudah jarang dijumpai lagi,” paparnya.

Andi Abbas salah satu tokoh Pemuda Suppa mengungkapkan, kegiatan ini dapat mengedukasi semua elemen masyarakat akan pentingnya menjaga kelangsungan hidup penyu.

“Penyu adalah salah satu biota laut yang dilindungi dan ini adalah berkah bagi masyarakat Suppa, karena masih bisa melakukan pelestarian penyu yang ada di wilayah pesisirnya,” ungkapnya.

Konservasi penyu dan pelepasan tukik menurut dia bisa dijadikan salah satu agenda tahunan promosi pariwisata di Kabupaten Pinrang.

“Objek wisata Pantai Lowita ini masih terus melakukan pengembangan untuk menarik perhatian wisatawan dari berbagai kalangan,” katanya. (*)

Citizen Reporter: Ahmad Syarif
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Berita Pinrang

TerkaitBerita

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

...

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

...

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

...

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

BeritaTerkini

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan