• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Kemarau, Modal Petani Bawang Merah di Enrekang Tak Kembali, Harga Cuma Segini

Editor: Tohir Muhammad
6 November 2023
di Ekonomi
Foto by Arfah

Foto by Arfah

ENREKANG, PIJAR NEWS.COM – Kemarau berdampak kerugian terhadap para petani, seperti para petani bawang merah di Kabupaten Enrekang. Kerugian itu diakui petani Bawang Merah di Desa Mampu, Kecamatan Anggeraja.

Petani mengaku, kemarau yang berkepanjangan membuat pertumbuhan tanaman bawang merah mereka tak bisa tumbuh dengan baik, sehingga bawang kecil dan kualitasnya buruk, disebabkan kurangnya air. Akibatnya hasil panen bawang merah mereka turun siginifikan.

“Pengaruh musim kemarau yakni pertanian seperti bawang merah dan lain-lainnya gagal, banyak tanaman rusak karena tidak adanya air, sehingga pemasukan lumpuh total,” ujar Fahriansyah, salah satu petani bawang di desa Mampu, Ahad (05/11/2023).

Tidak ada metode lain pemerawatan bawang, sebab bawang merah sangat membutuhkan air setiap hari, selama 60 hari dari masa penanaman.

BeritaTerkait

Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

20 September 2026
Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

17 Juni 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

7 Maret 2026

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

19 Februari 2026

Sementara, bertani bawang merah menjadi sumber utama mata pencaharian Fahriansyah, sehingga pada saat kemarau, hal itu sangat menyulitkan baginya dan petani lainnya.

“Sangat menurun hingga 80% dibandingkan selama musim hujan, harganya sangat berbeda jauh, yang bisa harga saat musim hujan yakni Rp 20rb-45rb per kilo sehingga hasil bisa 3 kali lipat dari modal utama, sedangkan musim kemarau harga mulai Rp 8rb-15rb/kg, sehingga angka kerugian tinggi bahkan modal tidak kembali,” lanjutnya.

Untuk menambah pemasukan keluarga, Fahriansyah juga nyambi sebagai kuli bangunan bahkan juga menjadi tukang ojek bawang.

Menurutnya, kondisi tersebut mesti menjadi perhatian serius, juga berharap ada solusi yang dapat membantu para petani mengatasi kerugian panen yang disebabkan oleh musim kemarau.

Penulis: Nurul Nasira (Mahasiswa PPL IAIN Parepare)

Terkait: Bawang MerahEnrekangKemarauPetani

Berita Terkait

Petani di Sidrap Bawa Dua Karung Gabah ke Rujab

Petani di Sidrap Bawa Dua Karung Gabah ke Rujab

Editor: Tohir Muhammad
2 Oktober 2026

...

Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

Editor: Tohir Muhammad
30 September 2026

...

Sawah Tetap Produktif Meski Kemarau, Petani Desa Dongi Hasilkan 6,96 Ton Gabah dari Lahan 78 Are

Sawah Tetap Produktif Meski Kemarau, Petani Desa Dongi Hasilkan 6,96 Ton Gabah dari Lahan 78 Are

Editor: Tohir Muhammad
29 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi