• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Kembangkan Nanas, Desa Palippu Jadi Percontohan

Editor: Tim Redaksi
13 Januari 2024
di Advertorial, Pemprov Sulsel
Humas Pemprov Sulsel

Humas Pemprov Sulsel

WAJO, PIJARNEWS.COM– Desa Palippu, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, tengah mengembangkan tanaman buah nanas. Dalam satu hektarenya, menghasilkan10 ribu buah.

Berkat pengembangan tersebut, desa ini bakal dijadikan sebagai desa percontohan pengembangan nanas di Sulawesi Selatan (Sulsel). Demikian disampaikan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat panen sekaligus menanam buah nanas di Desa Palippu, Jumat, (12/1/2024). “Kalau soal menanam nanas di Palippu dan sekitarnya, ini sesuatu yang sudah lama dikuasai. Keluarga besar (petani) di Palippu itu sudah jagonya,” kata Bahtiar.

Bahtiar cukup terpukau dengan kualitas nanas madu yang menjadi ciri desa ini. Desa ini telah lama menghasilkan nanas. Selain rasanya yang manis, juga berukuran besar. Selain itu, juga terkenal dengan produk olahannya, yakni selai yang banyak digunakan untuk roti. “Ini Palippu dari dulu saya kenal sebagai penghasil nanas, biasa kalau lewat kita singgah beli panreng (nanas). Ini juga setahu saya, masyarakat Wajo juga jadikan selai. Makanya dulu ada Roma (Roti Maros) selainya dari Wajo, dan itu dari Palippu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, produksi nanas yang ada dulunya lebih banyak, dibandingkan saat ini. Sehingga, ia ingin ini agar dikembalikan. Nanas juga harus ditanam untuk kebutuhan produksi besar. Petani di sini menanam per hektar hanya 10.000 pohon, tetapi sebenarnya dapat ditingkatkan hingga 40.000 pohon. “Saya mau kalau kita berkenan Desa Palippu menjadi desa percontohan Sulawesi Selatan untuk pengembangan budidaya nanas,” harapnya.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Ajak ASN Amalkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Publik

Bupati Sidrap Ajak ASN Amalkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Publik

1 Oktober 2026
Dies Natalis ke-40 Universitas Bosowa, Hadirkan Langit Harapan di Rumah Harapan Indonesia

Dies Natalis ke-40 Universitas Bosowa, Hadirkan Langit Harapan di Rumah Harapan Indonesia

1 Oktober 2026
Prodi Mandarin Unibos Bawa Semangat Budaya dan Kebersamaan di Confucius Institute Day 2026

Prodi Mandarin Unibos Bawa Semangat Budaya dan Kebersamaan di Confucius Institute Day 2026

1 Oktober 2026
Mifda Hilmiyah Ungkap Tantangan hingga Misi Bawa Prodi KPI IAIN Parepare Lebih Unggul

Mifda Hilmiyah Ungkap Tantangan hingga Misi Bawa Prodi KPI IAIN Parepare Lebih Unggul

30 September 2026

Ia ingin Palippu menjadi sentra nanas di Sulsel. “Satu jenis saja, fokus ke nanas,” imbuhnya.

Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud, memberikan apresiasi atas perhatian dan interaksi Pj Gubernur Bahtiar dengan para petani. “Alhamdulillah kita bersyukur beliau hadir memberikan kita semangat bagaimana memanfaatkan begitu cukup banyak potensi perekonomian kita di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Salah seorang petani, Condong, mengatakan, terkait arahan gubernur agar penanaman nanas pada satu lahan jumlahnya ditingkatkan akan menjadi perhatian. “Bapak Gubernur ingin penanamannya lebih rapat agar lebih banyak tanaman per hektarnya. Tanaman nanas ini memang menjanjikan,” ujarnya.

Petani lainnya, Muhammad Yahya, mengakui, lahan di Palippu mendukung tumbuhnya komoditi ini. “Penanaman nanas di sini sangat mendukung, karena Palippu itu juga sering kemarau, sedangkan nanas ini tahan cuaca kemarau. Dan penghasilan di sini lumayan,” imbuhnya. (adv)

Terkait: #pemprovsulselNanasWajo

Berita Terkait

Imigrasi Parepare Kenalkan Aplikasi LDK ke Instansi Sidrap-Wajo, Ini Manfaatnya

Imigrasi Parepare Kenalkan Aplikasi LDK ke Instansi Sidrap-Wajo, Ini Manfaatnya

Editor: Tohir Muhammad
18 September 2026

...

Imigrasi Parepare Sosialisasikan Aplikasi LDK ke Instansi di Sidrap dan Wajo

Imigrasi Parepare Sosialisasikan Aplikasi LDK ke Instansi di Sidrap dan Wajo

Editor: Tohir Muhammad
18 September 2026

...

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Editor: Tohir Muhammad
23 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi