PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Suasana haru mewarnai Ruang Senat Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (12/3/2026). Suhartina sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor.
Ia tak hanya lulus, tetapi juga mencatat prestasi gemilang. Suhartina meraih IPK sempurna 4.00 dengan predikat cumlaude dan menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun 7 bulan.
Capaian ini diraih di tengah kesibukannya sebagai Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare, sekaligus aktif sebagai pengelola website kampus.
Dalam sidang, Suhartina mengangkat disertasi berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Produktif Berbasis Multiliterasi Terintegrasi Moderasi Beragama.
Ia menyoroti fenomena komunikasi digital mahasiswa yang dinilai masih rentan terhadap narasi provokatif.
“Pembelajaran bahasa tidak boleh berhenti pada tata bahasa, tetapi harus menjadi medium pembentukan karakter,” ujarnya di hadapan penguji.
Suhartina menawarkan “Model Moderasi” sebagai solusi. Model ini mengintegrasikan kemampuan berbahasa dengan tanggung jawab etis dalam berkomunikasi di ruang digital.
Dalam penelitiannya, ia merumuskan enam tahapan, yakni eksplorasi, formulasi, produksi, reviu dan revisi, transformasi, serta publikasi.
Hasil riset menunjukkan model tersebut efektif meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara mahasiswa, sekaligus memperkuat sikap inklusif dan moderat.
Promotor dan tim penguji memberikan apresiasi atas kebaruan riset yang dinilai mengintegrasikan multiliterasi dengan nilai moderasi beragama.
Keberhasilan ini menjadi bukti dedikasi Suhartina dalam menjalankan peran akademik dan profesional secara bersamaan.
Ujian promosi ditutup dengan ucapan selamat dari keluarga dan kolega. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi UNM dan IAIN Parepare.
Suhartina kini resmi menyandang gelar doktor dan siap berkontribusi dalam penguatan literasi serta moderasi beragama di dunia pendidikan.

















