• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Ketua BPH UM Parepare Ikut Workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi, Begini Komentarnya

Editor: Alfiansyah Anwar
30 Juli 2019
di Pendidikan
Workshop

Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief (tengah) bersama Rektor UM Parepare, Prof Siri Dangnga (pakai songkok) dan Dr Amaluddin (pakai topi) saat hadir di acara workshop di Makassar.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Prof Dr H Siri Dangnga dan Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UM Parepare, Ir H Yasser Latief, MM mengikuti workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi 2019 di Hotel Harper Perintis, Makassar, Selasa (30/7/2019).

Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief (YL) mengatakan, pemateri dan materi workshopnya hebat-hebat. “Tinggal kami ini, apakah bisa mewujudkannya di kampus untuk mewujudkan visi Umpar yang unggul dalam Ipteks dan Islami. Butuh komitmen bersama dan kerja keras,” tulis Yasser Latief pada dinding akun Facebooknya.

Dikutip dari laman kemenristekdikti, tantangan perguruan tinggi di Indonesia saat ini adalah untuk terus melakukan perubahan dengan percepatan guna mempersiapkan masa depan. Demikian poin penting yang disampaikan Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Institut Teknologi Surabaya Muhammad Nuh ketika berbicara pada kegiatan workshop bertajuk “Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Tahun 2019 Regional Makassar” yang berlangsung di Hotel Harper Perintis Makassar.

Muhammad Nuh menambahkan bahwa para pengelola perguruan tinggi harus bisa mengikuti perkembangan jaman dan tetap patuh terhadap aturan–aturan yang telah ditetapkan. “Apabila pengelolaannya bagus, maka lulusannya juga akan baik, dan Indonesia akan mendapatkan surplus untuk orang-orang yang mempunyai kompetensi yang luar biasa, dan ini adalah peluang modal untuk Indonesia ke depan,” kata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan 2009-2014 ini.

BeritaTerkait

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

28 September 2026
Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

25 September 2026
UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

24 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026

Sementara itu Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi Widijanto Satiyo Nugroho, yang juga hadir sebagai narasumber mengatakan perubahan dimaksud adalah dengan melakukan good governance pengelolaan perguruan tinggi. Hal yang perlu dipahami dalam pengelolaan, menyangkut aspek-aspek terkait sistem pendidikan tinggi dan kedudukan perguruan tinggi, kerangka akuntabilitas, organisasi dan tata kelola, kepemimpinan dan pemilihan pimpinan perguruan tinggi, peran statuta dan rencana strategis untuk mendukung pengembangan perguruan tinggi.

Widijanto  menambahkan bahwa untuk  melaksanakan good university governance termasuk dengan melakukan pengaturan struktur organisasi, proses bisnis serta program dan kegiatan dalam suatu perencanaan untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas kepada stakeholders, partisipasi, independensi, adil, penjaminan mutu dan relevansi, efektivitas, efisiensi, serta nirlaba.

Workshop ini diikuti oleh 30 PTS dari wilayah LLDIKTI 8, 9, 12, dan 14 yang berasal dari kluster 3 dengan akreditasi institusi perguruan tinggi B dan C bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana mengelola perguruan tinggi dengan benar. Bagaimana melaksanakan pendidikan yang bermutu dan manajemen yang akuntabel, dan juga bagaimana hal-hal prinsip yang harus diketahui oleh yayasan selaku badan penyelenggara PTS dan pimpinan dari perguruan tinggi dalam konteks sistem pendidikan tinggi secara keseluruhan.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Totok Prasetyo selaku penyelenggara workshop mengatakan masalah yang cenderung ada biasanya dia tidak memahami, sehingga dia terlalu jauh masuk sehingga terjadi konflik. Totok berharap mereka yang diundang dapat mengetahui persis bagaimana mengelola perguruan tinggi dan ke depan pengelolaan perguruan tinggi semakin baik. (rls/alf)

Terkait: BPH UM ParepareUM Parepare

Berita Terkait

Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Editor: Tohir Muhammad
26 Oktober 2023

...

Pengurus Ika Fikes Umpar Periode 2020-2024 Dilantik, Dekan Fikes Dorong Alumni Berkreasi Tingkatkan SDM

Pengurus Ika Fikes Umpar Periode 2020-2024 Dilantik, Dekan Fikes Dorong Alumni Berkreasi Tingkatkan SDM

Editor: Mulyadi Ma'ruf
29 Agustus 2021

...

ICMI, UM dan Pemkot Parepare Kolaborasi Gelar Penyuluhan Kesehatan

ICMI, UM dan Pemkot Parepare Kolaborasi Gelar Penyuluhan Kesehatan

Editor: Alfiansyah Anwar
20 Agustus 2021

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi