• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 8 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah “Black Spiderman” asal Pinrang, Pernah Lelang Anggota Tubuh Demi Beli Beras

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Juli 2020
di Ajatappareng

 

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Black Spiderman yang mengundang banyak perhatian warga Pinrang setiap menggelar aksinya, ternyata menyimpan banyak kisah hidup yang pilu dan menyulitkan.

Hanya sedikit yang mengetahui bahwa dia berasal dari keluarga kecil dan kurang mampu.

Diketahui Black Spiderman bernama Ahmad itu, harus menghidupi empat anggota keluarganya yang hidup dalam kondisi ekonomi lemah.

Ahmad mengungkap bahwa telah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya, ia pernah mengalami kekosongan bahan makanan.

Berita Terkait

Puskesmas Mattirobulu Launching Website Terkait Informasi dan Layanan Kesehatan

BPBD Pinrang Sosialisasi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem Terjadi Bulan Ini

Warga Resah Terhadap Sarang Lebah, Damkar Pinrang Turun Tangan

Seekor Kera Sempat Membuat Panik Pemilik Rumah, Damkar Pinrang Evakuasi

Sehingga pernah melelang salah satu anggota tubuhnya demi membeli beras. Hal itu diunggah di akun facebooknya dan sempat viral serta mendapat banyak respons dari berbagai kalangan.

Dimasa-masa sulitnya, ayah dari tiga orang anak itu, juga pernah melelang televisinya di media sosial untuk membeli beras. Hal itu menarik perhatian salah satu ustaz kondang yakni Ustaz Khalid Basalamah.

Setelah postinganya tersebar salah satu komunitas Islam Pinrang waktu itu juga ikut bergerak dan memberikan bantuan banyak beras kepadanya.

Sekelumit kisah itulah yang mendasari dirinya ingin menjadi Black Spiderman yang senantiasa membantu mereka yang membutuhkan.

“Itu mi kenapa saya melakukan ini, karena saya pernah merasakan kesusahan dan dibantu orang lain,” ungkap Ahmad kepada Pijarnews.com, Kamis (16/7/2020).

Di tengah banyaknya respons positif dan banjir pujian, justru sebagian keluarganya mengecam dan merespons negatif terhadap aksinya itu. Dia dianggap mempermalukan keluarga.

Tidak surut dan optimis ia mengatakan akan tetap menjadi Black Spiderman yang hadir membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Kehidupan sulit lainnya yang dialami diungkap saat berbincang dengan Pijarnews.com bahwa dirinya tidak tinggal bersama orang tuanya. Menurut informasi, kedua orang tuanya ada di Bontang Kalimantan.

Sebelumnya ia juga pernah menjadi tukang parkir di salah satu toko di Pinrang, tidak lama menjadi tukang parkir akhirnya memulai usaha kebab pisang.

Usaha kecil miliknya itu ternyata memberikan peluang untuk mengubah kondisinya, sebab kebab pisang miliknya selalu ramai.

Tidak berlangsung lama, takdir pun berkata lain, karena pandemi usaha kecilnya itu harus stop karena sepi pelangan.

Karena tidak mau kehabisan akal, Ahmad akhirnya banting stir membuka jasa kurir dan menjadi Black Spiderman. Hingga saat itulah ia memulai membantu orang dengan menggunakan kostum salah satu karakter marvel itu.

Salah satu motivasi yang membuat Ahmad kuat menjalani hidupnya itu adalah anak-anak dan keluarganya yang sedang menunggu nafkahnya di rumah.

Di balik perjuangan hidupnya ia berkeinginan membuatkan warung kepada orang tuanya di Bontang, Kalimantan timur. (*)

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Berita Pinrang

TerkaitBerita

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

...

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

...

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan