• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Kisah Mustafa, Mata-Mata Pergerakan Belanda di Tanete Rilau Barru

Editor: Alfiansyah Anwar
10 November 2017
di Sulselbar
Kisah Mustafa, Mata-Mata Pergerakan Belanda di Tanete Rilau Barru

BARRU, PIJARNEWS.COM — Mustafa Hadi sudah berusia 80 tahun. Badannya sudah ringkih, kulitnya telah keriput. Tetapi peristiwa 10 November 1945 silam tidak akan pernah ia lupakan. Saat muda, dirinya turut berjuang melawan penjajah di tanah Berru, Sulawesi Selatan.

Pada saat itu, Belanda menduduki wilayah Tanete Rilau. Mustafa bertugas sebagai kurir dan mata-mata Indonesia. Setiap harinya dia melaporkan segala aktivitas Belanda kepada Komandan Pergerakan Tanete Rilau Kapten Infantri Sadiran.

Hingga suatu hari, Ia harus menerima kenyataan pahit. Kedua orang tua dan sanak keluarganya dibunuh secara keji oleh Belanda, “Ada 10 orang lainnya yang ditembak mati saat itu,”  kata Mustafa.

Mustafa yang terpukul, mengusap dada dan tetap meneruskan perjuangan. Hingga akhirnya Belanda bisa dipukul mundur.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

65 tahun berlalu, kini Mustafa didaulat sebagai Ketua Legiun Veteran RI Barru. Perjuangannya saat merebut kemerdekaan kini tak lekang dalam ingatannya.

Mustafa berharap generasi muda bisa meneruskan perjuangan. Baik berjuang untuk dirinya sendiri maupun berjuang mempertahankan bangsa Indonesia. (fdy/ris)

Terkait: Berita BarruHari PahlawanPahlawan BarruVeteran Barru

BeritaTerkait

Dipimpin Wali Kota Parepare, Upacara Hari Pahlawan Berlangsung Khidmat

Editor: Tohir Muhammad
10 November 2025

...

Upacara Hari Pahlawan, Wabup Pinrang: Semangat Pahlawan Harus Jadi Energi

Editor: Tohir Muhammad
10 November 2025

...

Peringati Hari Pahlawan 2025, Bupati Sidrap Serahkan Penghargaan

Editor: Tohir Muhammad
10 November 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi