MAKASSAR, PIJARNEWSCOM–Kue tradisional khas nusantara adalah kudapan yang terbuat dari bahan hasil kekayaan alam Indonesia, dengan teknik pembuatan yang berbeda-beda, dan alat serta penyajian yang khas Indonesia. Kue tradisional Indonesia biasanya dikategorikan menurut kadar airnya menjadi kue basah dan kue kering.
Seiring perkembangan zaman yang kian cepat mengalami kemajuan begitu pesat begitu berpengaruh ke segala bidang tidak terkecuali cemilan tradisonal. Banyaknya kue-kue yang lebih modern dari budaya luar serta alat-alat yang lebih mutakhir membuat kue tradisonal mulai meredup khususnya di kalangan anak-anak.
Mereka sekarang cenderung lebih menyukai cokelat, brownies, dan juga pizza.
Di Kota Makassar, salah satu toko kue yang masih setia menjajakan dagangan kuenya adalah toko kue Adiba. Toko ini terletak di Jl Wijaya Kusuma Banta- bantaeng atau tepat di sebelah UPT Pelatihan Kesehatan.
Toko kue Adiba menjajakan dagangan kue tradisional dengan berbagai macam pilihan seperti putu ambon, cantik manis , ape, putu cangkir, bakwan kukus, taripang, kue palu, pai bali, jalangkote, dan masih banyak lagi.
Kue di sini sebagian ada yang dibuat sendiri dan ada juga pihak lain yang menitipnya.
Toko Adiba buka mulai pukul 05.00 dinihari hingga pukul 11.00. Ada sekitar 50 pembeli yang belanja kue di toko ini setiap hari.
“Pembeli itu sangat ramai pada jam 6 hingga jam 8 pagi kurang lebih,” tutur Nur, karyawan toko kue Adiba ditemui Pijarnewscom beberapa waktu lalu.
“Namun akan berkurang sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu,” sambungnya.
Harga kue tradisional ini bervariasi. Mulai Rp1.000 hingga Rp3.000 per biji.
“Hampir setiap pagi saya membeli kue ini yang saya akan santap bersama teh,” kata Mus, seorang pembeli.
“Karena memang saya tidak biasa untuk makan-makanan berat saat sarapan makanya kue ini sebagai pengganti sarapan untuk mengganjal perut sebelum beraktivitas,” sambungnya.
Kue khas Indonesia ini memang masih banyak penggemarnya yang mayoritas ibu-ibu dan bapak-bapak. Dengan bahan baku sederhana seperti tepung terigu, santan, gula, dan telur, kue-kue tradisional ini masih eksis di tengah gempuran zaman. (*)
Reporter: M Shidiq Anugrah












