• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 28 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kunjungi Stand di Pasar Tani, Akbar Ali: Beuh Massipa

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
18 Juli 2024
di Pemkot Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Akbar Ali melihat langsung stand-stand pasar tani di Halaman Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) Kota Parepare, Kamis (18/7/2024).

Selain berbincang dengan para penjual. Akbar juga mencicipi makanan dan minuman yang ditawarkan para pemilik stand.

“Beuh Massipa,” puji Akbar saat mencoba makanan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Husni Syam di salah satu stan jualan Pasar Tani.

Beralih ke stand sebelah, Akbar melihat produk olahan ikan dalam wadah plastik yang tertutup rapat dan menanyakan ketahanan produk tersebut.

“Ini tahan berapa lama?” tanya Akbar kepada penjaga stand.

Berita Terkait

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Dirinya pun mengusulkan, untuk mengadakan alat pengalengan yang berasal dari Surabaya. Dihadapan penjual, dia mengungkap alat pengalengan itu, jika dimasukkan jenis ikan apapun dapat bertahan hingga dua tahun lamanya.

“Alat pengalengan itu termasuk bahan dan alatnya dengan harganya Rp. 200 juta. Ikan jenis apapun yang mau dimasukkan dapat bertahan satu stengah tahun bahkan dua tahun,” ungkapnya.

Dengan adanya alat pengalengan itu, kata Akbar, produk asal Kota Parepare bahkan dapat dipasarkan di Pegunungan Papua.

“Terus kamu mau pasarkan ke Papua pegunungan yang tidak ada ikannya, satu tahun stengah dapat bertahan bahkan bisa sampai 2 tahun bertahan,” katanya.

Mendengar usulan Pj Wali Kota Parepare, Kepala Dinas PKP, Wildana akan segera menindak lanjuti.

“InsyaaAllah usulan pak Pj akan kami tindak lanjuti, kalau bisa beberapa hari ini yah,” pungkasnya.

Sebagai tambahan, pasar tani diisi dari dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kelompok pembudidaya dan pengolah hasil perikanan, UMKM dan Mitra Usaha dari Dinas PKP.

Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) melaunching pasar tani untuk memfasilitasi, membantu promosi dan memasarkan produk petani lokal. membantu (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Akbar AliDinas PKPPareparePasar TaniPj Wali kota

TerkaitBerita

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
24 Maret 2026

...

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan