• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Larangan AS Penggunaan TikTok dan WeChat Ditanggapi Hati-hati

Editor: Tim Redaksi
18 Agustus 2020
di Ekonomi, Internasional
0
Larangan AS Penggunaan TikTok dan WeChat Ditanggapi Hati-hati

Ilustrasi South China Morning Post

0
BAGI
13
PEMBACA

SINGAPORE, PIJARNEWS.COM — Seruan Amerika Serikat agar tidak menggunakan aplikasi TikTok dan WeChat ditanggapi dengan hati-hati warga di kawasan Asean.

Termasuk jutaan diaspora Tionghoa di kawasan itu, yang sangat bergantung pada aplikasi buatan Tionghoa itu, untuk aktivitas bisnis, rekreasi, akses berhubungan dengan keluarga.

Negara-negara Asean tidak mungkin mengambil posisi pemerintahan Donald Trump, tetapi ini adalah bagian lain dari persaingan AS-China yang sekarang harus mereka hadapi.

Penduduk Wuhan yang belajar di Singapura, mengaku, aplikasi perpesanan populer China WeChat adalah satu-satunya alat komunikasinya dengan keluarga dan teman-temannya di kampung halaman.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

18 Juni 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

7 Maret 2026

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

7 Maret 2026

Parepare Jadi Kota dengan Inflasi Tertinggi di Sulsel, Emas-Beras Jadi Pemicu

7 Januari 2026

“Kami menghabiskan waktu lebih dari lima jam sehari di aplikasi tersebut (TikTok dan WeChat), seperti menonton video dan mengikuti berita,” kata mahasiswa National University of Singapore yang berusia 28 tahun itu, seperti dikutip dari laman south China Morning Post.

Saat ini banyak orang seperti Sun di seluruh Asia Tenggara, termasuk diaspora China yang beranggotakan jutaan orang di kawasan itu, mengandalkan aplikasi yang dikembangkan perusahaan China daratan.

Dorongan pemerintah AS baru-baru ini untuk menghapus aplikasi China dari toko aplikasi Amerika sedang diawasi dengan sangat cermat di wilayah tersebut.
Saat ini, Washington mungkin menekan sekutu-sekutunya di Asia untuk memberlakukan kebijakan serupa.

Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan pemilik China dari aplikasi video musik populer TikTok untuk menjual aset dengan alasan masalah keamanan nasional.

Sementara awal bulan ini dia memerintahkan perusahaan AS untuk berhenti berbisnis dengan WeChat, jaringan sosial dan pembayaran seluler “superapp” dibuat raksasa internet China Tencent.

Langkah ini dilakukan di tengah ketegangan AS-China yang memburuk. Kedua negara adidaya itu bentrok dalam segala hal mulai dari perdagangan hingga Laut China Selatan hingga teknologi dan Virus Korona.

India yang terlibat dalam ketegangannya sendiri dengan China atas perbatasan yang disengketakan, telah melarang sejumlah aplikasi China.

Sementara di sekutu setia AS, Jepang, anggota partai yang berkuasa meminta Tokyo memperhatikan kemungkinan risiko keamanan data. (*/er)

Sumber : scmp.com

Terkait: Donal TrumpTikTokWechat
Tim Redaksi

Tim Redaksi

BeritaTerkait

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026
0

...

Online Shop Tiktok Ditutup, Pedagang di Pasar Lakessi Bagaimana?

Online Shop Tiktok Ditutup, Pedagang di Pasar Lakessi Bagaimana?

Editor: Muhammad Tohir
11 Oktober 2023
0

...

Opini: Kreativitas Content Creator Dalam Memanfaatkan TikTok Sebagai Media Dakwah

Opini: Kreativitas Content Creator Dalam Memanfaatkan TikTok Sebagai Media Dakwah

Editor: Tim Redaksi
5 November 2021
0

...

Selanjutnya
Terdakwa Pembom Tewaskan Perdana Menteri Rafik Al-Hariri Bersiap Hadapi Vonis

Terdakwa Pembom Tewaskan Perdana Menteri Rafik Al-Hariri Bersiap Hadapi Vonis

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi