• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 16 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Mahasiswa Kota Parepare Tuntut Penyelesaian Lima Pokok Krisis Agraria

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 September 2019
di Ajatappareng

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Unjuk rasa diiringi dengan bakar ban di jalan dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Indonesia (API), Selasa, 24 September 2019. Unjuk rasa mahasiswa yang  menuntut RUU Pertanahan digelar  dibeberapa titik di Kota Parepare.

Aksi tersebut dalam rangka Hari Tani yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang berasal dari latar belakang organisasi dan kampus yang berbeda.

Aksi dilakukan di beberapa titik yakni depan kampus masing-masing kemudian bergeser ke Tugu Pramuka kemudian ke gedung DPRD Kota Parepare.

Satu truk boks berwarna hijau sempat disita untuk dijadikan panggung aspirasi oleh para mahasiswa di depan Kantor DPRD Kota Parepare.

Peserta unjuk rasa sempat menunggu karena Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir sedang keluar kota.

Berita Terkait

Unjuk Rasa, HMI Cabang Parepare Bawa Sejumlah Tuntutan

Mahasiswa Pinrang Tuding Rezim saat Ini Muncul Diktator Baru

Mahasiswa Ubrak-Abrik Gedung DPRD Parepare, YL : Jangan Mereduksi Kebaikan dengan Tindakan Anarkis

Mahasiswa API Parepare Kepung Gedung DPRD

Permohonan maaf pun disampaikan oleh Kaharuddin Kadir setelah tiba di gedung DPRD Kota Parepare karena terlambat.

“Saya memohon maaf karena terlambat datang dikarenakan  menghadiri pelantikan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Demonstran menuntut untuk diselesaikannya lima pokok krisis agraria yakni, ketimpangan struktur agraria yang tajam, maraknya konflik agraria struktural, kerusakan ekologis yang meluas, laju cepat alih fungsi, tanah pertanian ke non pertanian, serta kemiskinan akibat struktur agraria yang menindas.

Baharuddin Amin, salah seorang pengunjuk rasa menyampaikan bahwa seharusnya UU Agraria mampu mengatasi lima pokok krisis agraria yang tersebut di atas.

Sementara itu pada persoalan mendasar RUU Pertanahan antara lain RUU bertentangan dengan UUPA 1960, Hak Pengelolaan HPL dan penyimpangan hak menguasai dari negara (HMN), Masalah HGU, Kontradiksi dengan agenda dan spirit reforma agraria (RA), kekosongan penyelesaian konflik agraria, permasalahan sektoralisme pertanahan dan pendaftaran tanah, pengingkaran terhadap hak ulayat masyarakat  adat serta bahaya pengadaan tanah dan bank tanah. (*)

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Mahasiswa unjuk rasa

TerkaitBerita

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

...

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

...

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Editor: Muhammad Tohir
14 Juni 2026

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan